Header Ads

Gubsu Minta Merdeka Walk Dibongkar, "Itu Alun-alun Rakyat, Bukan Pusat Bisnis"



Pemkot Medan akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) terkait pusat jajanan Merdeka Walk di area Lapangan Merdeka. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelumnya meminta agar Merdeka Walk dibongkar.

"Nantinya Pihak Pemko Medan akan berkoordinasi dengan pihak Pemprov Sumut untuk bahas itu," ujar pejabat Humas Pemko Medan Arrahman Pane saat dimintai konfirmasi, Kamis (21/11/2019).

Pemkot Medan menurutnya tidak bisa langsung mengambil tindakan atas permintaan Gubernur Sumut. Alasannya ada kontrak yang mengikat terkait kawasan Merdeka Walk.

"Itu masih ada kontrak, masih berjalan kontraknya," kata Arrahman.
Kontrak kerja sama Pemko Medan dengan pengelola Merdeka Walk menurutnya berlangsung hingga tahun 2031. Karena itu Pemkot Medan akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumut.

"Menunggu soal koordinasi dan penataannya gimana," pungkasnya.

Desakan penataan Lapangan Merdeka ini sudah beberapa kali disampaikan Gubernur Edy. Edy ingin Lapangan Merdeka kembali sebagai alun-alun kota yang tertata baik, menjadi ruang terbuka hijau dan tempat aktivitas masyarakat, bukan pusat bisnis.

Sebab itu, pusat jajanan Merdeka Walk yang ada di sisi barat lapangan itu diminta dibongkar.

(fdn/fdn)



Loading...

Tidak ada komentar