Breaking

Senin, 17 Juni 2019

Gelombang Panas Ekstrem Bikin Lampu Mobil dan Lampu Lalulintas Meleleh


Cuaca panas yang dirasakan warga Medan beberapa hari ini ternyata masih belum ada apa-apanya. Jika dibandingkan dengan yang terjadi di Timur Tengah.

Gelombang panas yang melanda Kuwait membuat satu orang meninggal dunia. Dan melelehkan lampu mobil serta lampu lalulintas.

Lelaki itu meninggal di Kuwait, akibat panas yang cukup ekstrem menyengat negara itu.

Laki-laki yang meninggal karena mengalami sengatan panas itu saat ditemukan di sebelahnya terdapat sejumlah peralatan, sebagaimana dirilis www.msn.com.

Berdasarkan laporan dari Al Rai daily, polisi dan mobil ambulan segera datang begitu mendapat laporan ada laki-laki yang sekarat.

Namun laki-laki itu meninggal tepat ketika mereka tiba.

 Pihak forensik melaporkan menyebab kematian karena sengatan matahari yang luar biasa panas.

Pada Sabtu (9/6), suhu Kuwait menjadi yang terpanas di dunia yakni 52,2 derajat celcius pada daerah berbayang, namun 63 derajat celcius pada paparan langsung matahari, sebagaimana dilaporkan media Al Qabas.


Di Saudi Arabia, merkuri naik menjadi 55 derajat celcius di  Al Majmaah saat siang hari. 

Kondisi seperti itu diperkirakan akan berlangsung selama musim panas.

Laman cuaca Arabia mengumumkan suhu panas seperti itu juga terjadi di Qatar, Bahrain, dan UAE, lengkap dengan tingkat kelembaban yang juga tinggi.

Fenomena cuaca panas serupa di Kawasan Timur Tengah, pernah juga terjadi di Kuwait pada Juni 2017 lalu.

Melansir english.alarabiya.net, suhu di Kuwait saat itu melonjak di atas 40 derajat celcius, hingga pada rekaman video yang beredar, roda-roda sebuah truk yang terparkir terlihat meleleh ke aspal.

Video, yang dibagikan secara luas ke pengguna media sosial pada hari itu, diawali dengan peristiwa gelombang panas ekstrem di negara itu, lalu diikuti dengan munculnya debu tinggi di udara.

Suhu saat itu dilaporkan mencapai 49 derajat Celcius.

Bahkan, cuaca ekstrem telah memaksa pemerintahan kota Kuwait merekomendasikan pada warganya untuk menggelar pemakaman dan doa saat malam hari hingga bulan September.

Bahkan dalam video yang dibagikan oleh sebuah akun di Youtube membagikan foto-foto suhu panas di Kuwait menyebabkan lampu mobil dan lampu traffic light jalanan meleleh.





loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar