23 Nov 2012

Sor Lihat Paha Mulus, Rampok Jadi Pemerkosa

Ads by Google

LANGKAT-PM

Keinginan sekedar merampok seketika berubah begitu melihat paha mulus. Itulah yang terjadi pada Ryan alias Edi dan kawan-kawannya. Sebelum membawa hasil rampokan, mereka menyempatkan diri memperkosa putri korbannya.

Pengakuan tersebut diungkap Edi ketika ditemui di sela pemeriksaan, kemarin (22/11). Disebutkannya, dia dan tiga temannya beraksi Senin (22/10) lalu Desa Harapan Jaya, Kec. Sei Lepan, Langkat.

Ketika beraksi di rumah Sunardi, mereka merampas Rp400 ribu. Dan ketika mencari barang berharga lainnya, Edi mendapati putri Sunardi sedang tidur pulas, dengan kondisi rok tersingkap.

Beberapa detik memperhatikan kulit mulus Bunga (14)—nama samaran, muncul keinginan Edi untuk ‘mencicipinya’. Sejurus kemudian, dia meminta rekan-rekannya memegangi tangan dan kaki Bunga. Puas melampiaskan nafsu, Edi menawarkan giliran bagi rekannya.

“Aku silap waktu itu. Kulihat pahanya mulus kali, makanya langsung sor. Selain aku, seorang teman juga menyetubuhi korban. Sedangkan dua lainnya hanya memegangi korban dan menonton.

Yakin tidak ada lagi barang berharga di rumah Sunardi, mereka beralih ke korban berikutnya yakni Sudarman warga Dusun Jasa Makmur, Desa Harapan Jaya, Kec. Sei Lepan, Langkat. Dari sini, Edi cs menggasak Rp2,5 juta dan satu unit kereta. Tiap kali beraksi, kawanan ini selalu mengancam korban pakai pistol.

Soal penangkapan Edi, Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Rosyid Hartanto Sik menyebutkan, orang yang pertama kali diciduk adalah Irwanto (32) usai menjalankan aksi.

Dari keterangan Irwanto, petugas akhirnya menciduk Edi (32) dari rumah istrinya di Desa Sei Litur, Kec. Padang Tualang, Langkat pada Rabu (21/11) pagi lalu. Tak lama, tersangka lainnya yakni Syamsuddin (31) warga asal Perbaungan juga diamankan.

Syamsuddin sendiri diketahui tidak terlibat dalam aksi perampokan. Dia diduga kuat sebagai pemilik senjata api yang biasa digunakan Edi cs. Sebagai barang bukti, petugas menyita sebuah senjata api Revolfer jenis Taurus beserta enam buah peluru, yang disembunyikan di sofa ruang tamu.

“Kami masih melakukan penyelidikan identifikasi senjata api para pelaku, yang juga telah melukai seorang karyawan kebun di Kec. Padang Tualang. Proyektil mirip, sehingga ada kemungkinan pelakunya sama,” terang AKP Rosyid Hartanto Sik.

Lanjut Rosyid, salah seorang korban diyakini Riwanda Tarigan (20). Karyawan Kebun Besilam ini nyaris tewas setelah didor, Kamis (25/10) lalu di pinggir Jalan Banjaran Raya Afd II, Kebun Sawit Langkat, Desa Banjaran Raya, Kec. Padang Tualang, Langkat.

“Masing-masing pelaku akan dikenai Pasal 365 tentang tindak pidana pencurian disertai kekerasan dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara, serta pasal berlapis lainnya,” terang Rosyid. (dw/ras)

Artikel terkait :





Berbagi Cerita Disini





fanspage