News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Serem Bang!!! Proyek Pamsimas Desa Teluk Bakung Jadi Sarang Hantu

Serem Bang!!! Proyek Pamsimas Desa Teluk Bakung Jadi Sarang Hantu

Rumah hantu di Langkat


Bangunan proyek Program Air Minum Dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas) yang dibangun Dinas Perkim Pemkab Langkat sejak awal 2019 lalu bersumber anggaran dari APBD 2019, kini jadi sarang hantu.

Sebab, bangunan proyek Pamsimas tersebut sejak dibangun sampai sekarang ini dirasa tidak bermanfaat bagi masyarakat. Padahal proyek Pamsimas ini dilaksanakan sebagai sarana penyediaan air bersih dan sanitasi yang dibutuhkan masyarakat.

Menurut keterangan warga Desa Teluk Bakung yang namanya tidak ingin dicantumkan dalam pemberitaan, Minggu (21/03/2021) kemarin, mengatakan, Pamsimas yang dibangun di Dusun Dahlia itu sama sekali tidak bermanfaat dan menjadi sarang hantu.  Karena sejak dibangunnya proyek Pamsimas tersebut dari awal tahun 2019 hingga saat ini tidak berfungsi.

Bahkan, peralatan yang sudah tersedia seperti pipa dan lainnya, kondisinya sudah pada pecah dan bocor akibat tergerus cuaca dan tidak terurus.

"Ironisnya, Kepala Desa Teluk Bakung seolah tidak peduli dengan keadaan Pamsimas itu. Dan Pemdes Teluk Bakung bahkan tidak pernah transparan dalam mengelola DD dan ADD serta bantuan lainnya," ungkapnya.

Terpisah, Zulham Effendy, selaku Ketua LKLH Lab.Langkat, saat dikonfirmasi masalah proyek tersebut sangat menyayangkan sikap Kades yang tidak memikirkan kemajuan Desa Teluk Bakung.

"Saya rasa tidak hanya Pamsimas itu saja yang menjadi persoalan di desa itu, soal bangunan juga banyak yang terkesan asal jadi. Yang sangat disayangkan lagi, perhatian Pemdes sangat minim kepada warganya. Misalnya, seperti kecilnya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan yang dananya itu sudah dianggarkan. Contohnya tentang penyuluhan atau pelatihan kepada warga untuk tingkatkan perekonomian, serta tidak adanya bantuan yang di berikan kepada bilal mayit. Itu saya tau dari warga desa itu sendiri. Keterbukaan dalam mengelola anggaran Dana Desa (DD) dan ADD-nya juga tidak ada. Jika ditanya oleh warga, Kades selalu menjawab dengan lantam dan terkenal arogan. Dan ini menjadi salah satu contoh yang tidak jauh dari apa yang dilakukan oleh Pemkab Langkat," ujarnya.

Menurut Zulham, begitu banyak proyek Pemkab Langkat dikerjakan terkesan asal jadi.

"Namun tidak ada tindakan kepada rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Mungkin hal itu pula yang dicontoh oleh kebanyakan kepala desa yang seolah olah apa yang dilakukannya yang tidak benar menjadi hal kecil dan lumrah mereka lakukan," paparnya.

Sementara itu, Kades Teluk Bakung, Irfan, saat ingin dikonfirmasi di kantornya soal proyek Pamsimas tersebut, Senin (22/03/2021), namun tidak berada di tempat.(Angga)

Tags

Posting Komentar