News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Preman di Langkat Merajalela, Warga Namu Ukur Dibabakbelurkan

Preman di Langkat Merajalela, Warga Namu Ukur Dibabakbelurkan

Preman di langkat merajalela


Belum tuntas pengungkapan kasus penganiayaan aktivis mahasiswa yang mengkritisi sarana jalan menjuluki Kabupaten Langkat Sejuta Lubang, kini viral kembali kasus penganiayaan warga yang dilakukan sekelompok oknum preman di Namu Ukur, Kec.Sei Bingai, Kab.Langkat, pada Sabtu (20/02/2021) lalu.


Video penganiayaan sekelompok oknum preman tersebut sempat viral di sosial media.


Dari tayangan video tersebut, tampak seorang pemuda berbaju merah dipapah oleh 2 orang pria dan dinaikkan ke atas becak bermotor.


Namun, tidak lama kemudian, datang beberapa pemuda naik sepeda motor dan sebuah mobil, berhenti di lokasi tersebut. 


Ironisnya, sekelompok pemuda yang baru datang tersebut, menarik secara paksa pemuda berkaus merah itu sembari bergantian memukuli. Pemuda yang jadi korban itu diseret paksa dan dimasukkan ke dalam mobil.


Informasi yang diterima Posmetro-Medan.com, dari sumber yang layak dipercaya, kasus penganiayaan yang berlokasi di Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingai tersebut dilakukan oleh sekelompok preman yang juga merupakan oknum-oknum salah satu ormas kepemudaan.


Sumber media ini yang juga merupakan warga yang tidak jauh dari lokasi penganiayaan, menjelaskan bahwa pelaku penganiayaan yang ada dalam video tersebut sudah ditangkap oleh polisi dan saat ini berada di Polres Binjai.


Sumber yang enggan disebut namanya dalam pemberitaan menjelaskan, jika pelaku penganiayaan yang ditangkap tersebut merupakan oknum Ketua Ranting PP Namu Ukur Utara, berinisial SS. Sementara pemuda berbaju merah yang menjadi korban tersebut berinisial Rd.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizki Pratama, SIK, saat dikonfirmasi Posmetro-Medan.com, mengenai kebenaran informasi penangkapan pelaku penganiayaan di Sei Bingei berinisial SS, membenarkannya.


"Ya benar. Kita ada mengamankan seorang pria dalam kasus penganiayaan di Sei Bingei. Tapi saat ini saya belum tau persis data-data pelaku secara detail. Besoklah (Senin-Red) biar lengkap datanya," ujar Yayang, melalui WhatsApp, Minggu (07/03/2021) malam.


Saat ditanya motif terjadinya aksi penganiayaan tersebut, Yayang mengatakan motifnya sementara karena ada salah faham dalam suatu acara.


"Saat ini kita masih pengembangan, Bang. Motifnya hanya salah faham. Dan ini murni penganiayaan," tandasnya.


Tersiar kabar yang berkembang di masyarakat, pelaku penganiayaan berinisial SS  itu, selain merupakan ketua ormas pemuda di Namu Ukur Utara, pelaku juga disebut-sebut merupakan "pemain" narkoba.


Maraknya aksi premanisme di wilayah Kabupaten Langkat akhir-akhir ini, sangat disesalkan masyarakat. Bahkan, aksi premanisme yang dilakukan sekelompok oknum ormas pemuda di wilayah Kab.Langkat ini disebut-sebut merupakan anggota Terbit Rencana PA, yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Langkat. (Lkt-1)

Tags

Posting Komentar