News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Langkat Mencekam! 2 Kubu SPSI Bentrok, Praktisi Hukum : Kapolres Langkat Harus Tangkap Pelaku Penganiayaan Bentrok Menggunakan Sajam

Langkat Mencekam! 2 Kubu SPSI Bentrok, Praktisi Hukum : Kapolres Langkat Harus Tangkap Pelaku Penganiayaan Bentrok Menggunakan Sajam

Bentrok SPSI Langkat


Dua kubu buruh bentrok di pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) PT.Mulia Tani Jaya (MTJ), di Lingkungan I Bukit Tua, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (17/3) sekira pukul 10.00 WIB, kembali menambah daftar perilaku premanisme di Bumi Bertuah.

Bentrok yang diduga merebutkan lahan kerjaan bongkar muat masing-masing di bawah bendera Serikat Pekerja Seluruh Indobesia (SPSI) di pabrik PKS tersebut.

Dalam bentrokan itu satu orang anggota PUK SPSI dibawah kepemimpinan Ketua DPC K.SPTI-K.SPSI Kab.Langkat, Sejarahta Sembiring, kena sabetan gancu di bagian kepala dan tangan, yang dilakukan anggota PUK SPSI PC Kab.Langkat, dibawah pimpinan Iskandar PA (Kades Raja Tengah).

Dalam bentrokan yang terjadi di depan petugas kepolisian dari Polsek Padang Tualang itu, diduga kubu PC SPSI Iskandar PA telah mempersiapkan peralatan senjata tajam.

Melihat aksi kebrutalan premanisme anggota PC SPSI pimpinan Iskandar PA, praktisi hukum, M.Iqbal Zikri, SH, meminta dengan tegas kepada Kapolres Langkat, AKBP Edy Suranta Sinulingga, untuk menangkap pelaku penyerangan dengan senjata tajam yang diduga telah dipersiapkan serta melukai beberapa anggota SPSI pimpinan Sejarahta Sembiring.

M.Iqbal Zikri, SH

"Jangan mentang-mentang pelaku penyerangan itu merupakan anggota Iskandar PA yang notabene merupakan Abang Kandung Bupati Langkat, Kapolres tidak berani mengambil tindakan tegas. Tegakkan hukum seadil-adilnya di Kab.Langkat Bumi Bertuah ini. Apalagi dalam bentrokan sepihak itu, jelas-jelas pelakunya terlihat di dalam video yang sudah beredar di masyarakat. Kami merasa prihatin, apalagi diokasi kejadian sebenarnya disaksikan oleh polisi," tegas M.Iqbal Zikri, SH. 

Sebagaimana diketahui, bentrokan itu bermula saat kubu Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) F-SPTI - K SPSI pimpinan Sejarahta Sembiring yang merupakan PUK SPSI Kelurahan Tanjung Selamat, mendatangi PT.MTJ untuk melakukan bongkar muat buah sawit dari truk yang sedang antre di pabrik pengolahan kelapa sawit itu.

Belum sempat melakukan aktivitas bongkar muat, anggota PUK SPSI Sejarahta, dihadang saat akan masuk ke lokasi pabrik oleh anggota PC F-SPTI-K.SPSI pimpinan Iskandar PA. Cekcok mulut terjadi, bentrokan antar ke dua kubu pun tak terelakkan.

Bentrok ormas di Langkat


Namun, untung saja saat bentrokan itu terjadi, anggota PUK SPSI Sejarahta Sembiring memilih untuk mengalah.

Akibat kejadian itu, seorang pekerja bernama Muhammad Kasim (54) dari kubu PUK SPSI Sejarahta, terkena sabetan gancu di bagian tangan dan kepalanya.

Kami dari PUK SPSI Bukit Tua Tanjung Selamat. Kami punya hak juga untuk kerja di pabrik itu," ungkap Yulianto, 39, saat menemani Kasim membuat laporan di Polsek Padang Tualang.

Sementara, Sekretaris PUK F SPTI - K SPSI Kelurahan Tanjung Selamat Nazar Bakti Nasution yang dipimpin Iskandar PA mengatakan, bahwa serikat pekerja mereka sudah memiliki surat kerja kemitraan dengan PT.MTJ dan terdaftar di Disnaker Langkat.

Atas dasar itulah, rekan Nazar Bakti Nasution menghadang serikat pekerja dari kubu Sejarahta yang berjumlah sekitar 70 orang untuk melakukan bongkar muat.(Rudi)

Tags

Posting Komentar