Kepala UPT SDA PU Pengelolaan Irigasi Wampu Besitang Prov.Sumut Dituding Pungli Penghasilan Pegawai

 


Kepala UPT Pengelolaan Irigasi Wampu Besitang Dinas Sumber Daya Air (SDA) Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Sumut, Binjai, dituding melakukan pungli puluhan pegawai di instansi yang dipimpinnya.


Tidak tangung-tanggung, informasi yang diterima dari beberapa pegawai di instansi ini, ada sekitar 28 orang pegawai yang jadi korban pemotongan oleh Ka UPT Pengelolaan Irigasi SDA Wampu Besitang CKTR Sumut Cab.Binjai masing-masing 30% per pegawai.


Menurut keterangan dari beberapa pegawai UPT SDA Wampu Besitang  yang layak dipercaya menyebutkan bahwa uang yang dipotong oleh pimpinan mereka sebesar 30% setiap bulannya tersebut merupakan uang gaji.


Para pegawai itu sejauh ini mengaku tidak tau alasan peruntukan atas tindakan pemotongan uang mereka oleh pimpinanya itu.


"Kami gak tau alasan pimpinan melakukan pemotongan hak kami dipergunakan untuk apa. Yang jelas, setiap bulannya uang kami dipotong sebesar 30%," ujar mereka sembari minta untuk tidak disebutkan nama serta identitas atau posisinya dalam pemberitaan.


Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Irigasi Wampu Besitang Dinas Sumber Daya Air (SDA) Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Sumut, Cab.Binjai, Amril Boy, saat dikonfirmasi media ini melalui layanan WhatsApp terkait tudingan melakukan pungli gaji puluhan pegawai di instansi yang dipimpinnya tersebut, tidak kunjung membalas.


Begitu juga saat ditanya apakah penghasilan yang dipotong tersebut merupakan gaji atau honor lainnya, pejabat yang dilantik pada, Jumat (4/10/2019) oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi ini, tetap tidak menjawab.


Namun, salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika yang dipotong oleh Ka.UPT tersebut merupakan uang perjalanan dinas pegawai.


"Yang dipotong itu uang perjalanan dinas," ujarnya singkat, melalui layanan chat WhatsApp, Kamis (26/11).(lkt-1)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar