Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
Home | Archive | E-Paper| Redaksi | Info Iklan  

Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
  Home  SUPRANATURAL
Selasa, 9 Maret 2010 | 10:23
Massa Bayaran Ributi DPD Demokrat Binjai

Selasa, 9 Maret 2010
BINJAI-Seratusan massa mendatangi kantor DPD Partai Demokrat (PD) Binjai, Senin (8/3). Mereka menolak kebijakan Ketua Partai Demokrat Binjai, Bahman Nasution karena merekomendasikan seorang Balon Walikota yang bukan dari partai.

Dengan mengusung spanduk dan poster, pendemo yang mengaku simpatisan dan kader PD bergerak dari Tanah Lapang Merdeka Binjai dengan mengendarai mobil dan betor, menuju kantor PD di Jl. Gatot Subroto, Kel. Limau Mungkur, Kec. Binjai Barat.

Dalam orasinya, koordinator aksi, Aris Nasution meminta Bahman dicopot dari jabatannya. Selain itu, Bahman juga diminta bertanggung jawab atas rekomendasinya. “Keluar kau Bahman. Jangan kau jual partai ini. Taumu hanya uang saja, tak pantas kau memimpin Partai Demokrat” teriak sejumlah pendemo.

Beberapa menit berorasi, pendemo diterima seorang pengurus partai. Pada massa, pria itu mengatakan Bahman sedang tidak ada di kantor. Meski begitu, dirinya berjanji akan menyampaikan tuntutan tersebut.

Karena tidak berhasil bertemu Bahman, massa meninggalkan lokasi lalu bergerak menuju Kantor KPUD Binjai. Dalam perjalanan menuju KPUD, banyaknya massa membuat arus lalu lintas macet hingga ratusan meter. Beberapa menit di KPUD, massa kembali bergerak ke Tanah Lapang Merdeka Binjai. Dari sana, satu per satu pendemo meninggalkan lokasi.

Sebelum kumpulan massa membubarkan diri, POSMETRO MEDAN sempat mewawancarai beberapa peserta aksi. Hasilnya, kru mendapati adanya massa bayaran. Di mana, beberapa mengaku ikut bergabung karena dijanjikan bayaran.

“Sehari-harinya aku kerja sebagai kuli bangunan. Tadi ada yang mengajak dan menjanjikan bayaran, makanya aku ikut. Tapi sampai sekarang, bayarannya belum jelas padahal sudah siang. Makan pun belum,” ungkapnya sembari menyebutkan, dirinya sama sekali tidak mengetahui tujuan aksi tersebut.

Selain pria yang enggan menyebutkan namanya itu, kru juga mewawancarai seorang pemuda yang bergabung dalam massa. Menurutnya, kehadiran dalam aksi tersebut karena diajak oleh Om nya.

“Aku diajak Om, Bang. Masalah bayaran, aku nggak tahu kali. Kalau nggak karena Om, aku juga nggak mau ikut. Di sini pun aku bingung, nggak tahu apa yang dituntut orang itu,” bebernya.(aswin)
 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman

 
 

Cari Cincin Tunangan di Sumur, 4 Orang Tewas
KALIBAGOR, POSMETRO- Petaka melanda Dusun Gabahan RT 1/3, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor Minggu (5/9) sore kemarin. Empat orang ditemukan tewas di sumur milik Sapan (38), warga Dusun Gabahan Rt 1/3 yang...
 
>> index  
CURAHAN HATI
  Mataku Dibutakan Tampang dan Harta
SEPERTI yang kuutarakan kemarin, aku sempat merasakan kebahagiaan dengan Misan. So pasti, bukan hanya sekadar kekasih. Kami resmi menjadi pasangan suami istri. Tapi belakangan aku sadar, mataku dibutakan harta dan tampangnya. Perjalanan...
 
>> index  
SUPRANATURAL
 

Tentara Soviet Tewas Dibunuh Alien
Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga dibuat bingung dengan penampakan UFO....
 
>> index  
KOLOM
  Target yang Bisa Bikin Bunuh Diri
TARGET PLN Atasi Krisis Tak Tercapai. Itulah judul berita di harian Kompas, Rabu 19 Mei...
 
>> index  
LAE TOGAR
  Tipu Anak 12 Tahun
Kali ini Lae Togar jadi pemandu wisatawa sekelompok anak sekolah dasar. Tiba-tiba, salah satu anak...
 
>> index  
Redaksi: Jl. SM Raja KM 8,5 Amplas
Medan - Sumatera Utara
| Online: 14 User
Copyright © 2005 by SMG
Bali Villas Free proxy site speksnoeten