Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
Home | Archive | E-Paper| Redaksi | Info Iklan  

Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
  Home  KOLOM
Kamis, 25 Februari 2010 | 02:49
Kuliah Malam dengan Penerangan Lilin

Betapa menyentuhnya foto yang dimuat di koran-koran Medan edisi kemarin: Mahasiswa Universitas Muhammadiyah kuliah malam dengan penerangan lilin yang dinyalakan di masing-masing kursi mahasiswa.

Sebagai Direktur Utama PLN yang baru, saya tentu amat terpukul dengan foto yang begitu menyentuh itu. Lama sekali saya memandangi foto itu dengan perasaan teriris-iris. Tapi saya tidak boleh menyerah. Apalagi sejak lebih sebulan yang lalu saya memang terus memonitor persoalan kelangkaan listrik di Sumut. Saya tahu setiap hari dan setiap malam berapa banyak kekurangan listrik di Medan. Bahkan, ada yang satu malam saja, harus ada 80.000 pelanggan yang rumahnya gelap karena terkena giliran pemadaman.

Dua minggu lalu sebenarnya hati saya sudah agak lega. Tim yang lagi memperbaiki mesin pembangkit di Belawan yang disebut GT 12, melaporkan bahwa malam itu perbaikan sudah selesai. Keesokan harinya sudah bisa dicoba. Saya berharap benar bahwa ujicoba keesokan harinya akan lancar. Tapi saya seperti menangis ketika mendapat laporan bahwa percobaan untuk dijalankan kembali itu gagal: ketika kecepatan perputaran turbin dinaikkan untuk menghasilkan listrik lebih banyak, turbin itu bergetar!

Maka, ujicoba pun dihentikan. Padahal kalau saja perbaikan mesin GT 1-2 ini berhasil, Medan dapat tambahan daya listrik 155 MW! Satu jumlah yang cukup untuk melistriki 150.000 rumah! Maka begitu mendengar percobaan itu gagal, saya kembali lemas. Mesin harus dihentikan. Kalau tidak, justru akan pecah. Mesin harus dibuka kembali. Untuk distel ulang. Tapi penyetelan ulang tidak bisa dilakukan saat itu juga. Harus menunggu mesin dingin dulu: 6 jam kemudian. Setelah dingin, barulah mesin dibuka untuk dilihat mengapa ketika dalam posisi kecepatan tinggi turbin bergetar.

Dua hari kemudian penyetelan ulang selesai. Harapan kembali muncul dengan sepenuh doa: semoga kali ini turbin tidak lagi bergetar. Begitu besarnya harapan saya akan keberhasilan hari itu, sampai-sampai saya yang lagi rapat dengan Gubernur Sumut, Syamsul Arifin di Jakarta, sudah berani menyatakan kegembiraan saya. Bahkan gubernur mengatakan akan ikut mendorong semangat tim yang lagi memperbaiki pembangkit di Belawan itu. Yakni dengan cara berkunjung ke sana.

Ternyata masih gagal. Lalu proses yang sama diulangi lagi dan gagal lagi.

Saya tahu tim tersebut sudah bekerja amat keras. Siang dan malam. Tapi karena beberapa kali masih gagal, saya pun mencari tahu: di seluruh Indonesia ini ada berapakah ahli penyetelan turbin? Ternyata ada lima orang. Lalu saya mencari tahu di mana saja mereka itu berada. Ternyata mereka tersebar. Salah satunya di Medan itu. Tapi ahli turbin terbaik sedang di Surabaya. Maka saat itu juga saya minta agar ahli turbin terbaik itu terbang ke Medan untuk memperkuat tim yang sudah ada. Karena keputusan itu saya buat malam hari maka perintahnya mendadak: jam 6 pagi keesokan harinya sudah harus terbang ke Medan.

Tambahan tenaga ahli itu ternyata membuat tim semakin kuat. Maka Rabu kemarin, penyetelan ulang selesai. Lalu dicoba: alhamdulillah! Sampai menghasilkan tenaga listrik 100 MW, turbin tidak bergetar. Maka teman-teman yang ada di Medan membuat keputusan: kecepatan turbin jangan dinaikkan lagi. Biarlah bekerja stabil di 100 MW. Daripada dinaikkan menjadi 140 MW tapi gagal. Kan lumayan. Dengan memproduksi 100 MW bisa melistriki 100.000 rumah! Apalagi pembangkit itu bisa menghasilkan tenaga tambahan lewat sistem combine cycle sebanyak 55 MW. Maka keberhasilan perbaikan GT 12 ini, sejak tadi malam, sudah bisa menambah listrik di Medan sebanyak 155 MW.

Kegembiraan itu bertambah-tambah karena pemasangan mesin pembangkit lot-3 yang telaknya juga di komplek Belawan itu kemarin juga sudah selesai. Sudah diuji coba. Sampai pada putaran yang menghasilkan 100 MW, masih stabil. Maka teman-teman di pembangkitan Medan juga memutuskan untuk tidak menaikkan lagi kecepatannya. Takut kalau bergetar. Meski sikap seperti ini kurang benar, tapi untuk sementara saya mendukungnya.

Maka, sejak kemarin Sumut mendapat tambahan pasok listrik sebanyak 255 MW! Dengan tambahan ini, pasok listrik di Medan cukup. Meski masih pas-pasan. Tidak ada lagi pemadaman bergilir. Kalau toh nanti ada pemadaman di suatu RT atau RW, itu bukan karena listriknya tidak ada. Bisa saja hanya karena di RT tersebut lagi diadakan pemeliharaan trafo secara bergantian. Tapi untuk pemadaman seperti ini tidak lama. Hanya sekiatar 3 jam. Juga hanya mempengaruhi beberapa rumah di satu kawasan.

Sudah bisa tenangkah?

Belum. Karena sifatnya masih pas-pasan. Dengan posisi pas-pasan, maka kalau ada mesin yang rusak, akan terjadi pemadaman bergilir lagi. Maka doa saya, agar semua mesin yang sudah berjalan itu jangan sampai rusak lagi.

Masalahnya, mesin adalah buatan manusia. Kadang harus rusak dan kadang harus sudah waktunya dimatikan untuk diperbaiki.

Medan baru akan bisa benar-benar tenang kalau listrik dari Asahan I, sebanyak 200 MW lebih sudah bisa mengalir ke Medan. Menurut perencanaan, Asahan I sudah akan selesai bulan Mei 2010. Empat bulan lagi. Karena itu kita sebaiknya berdoa keras agar jangan ada mesin yang rusak sampai bulan Mei yang akan datang.

Harapan lain adalah ini: tambahan dari PLTU Sibolga. Kini konsentrasi saya beralih ke Sibolga. Hampir setiap hari saya menelepon Sibolga untuk mengikuti perkembangan kinerja PLTU ini. Saya harus ikut mengontrol kualitas batubaranya sampai ke soal onderdilnya. Saya menargetkan pada bulan Mei nanti, PLTU Sibolga juga harus lancar. Ini berarti bisa menambah 200 MW lagi.

Mudah-mudahan foto mahasiswa kuliah malam yang menggunakan lilin itu menjadi kenangan pahit dan manis sekaligus pada awal masa jabatan saya ini. (*)
 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
Ada 5 Komentar Pembaca Tentang Berita ini
xAWElVgma | 05/04/10. 04:13:19
qcwjJb pyiskkbxczfo, [url=http://aynftybytcbk.com/]aynftybytcbk[/url], [link=http://udvvknqghawo.com/]udvvknqghawo[/link], http://navecmwzvwvs.com/

Hamdan Sihat S, SE | 06/03/10. 11:08:03
Jangan asal banyak omong pak... capek kita dengar janji-janji... Semakin maju dunia ini, semakin gelap dan tertinggal kita dengan negara lain

Andy | 04/03/10. 16:51:33
saya saudah tahu dari awal jika bapak yang memimpin PLN pasti dari dulu tidak ada kelangkaan listrik..kita spt kembali dijaman purba, gimana ekonomi bisa bangkit? investor kecil yg datang ke medan aja geleng2 kepala.listrik belum mandiri uda ngajak org investasi..

Semoga pak dahlan kedepan dapat membenahi PLN yg terkenal korup ini (bayangin aja, PLN satu-satunya MEMONOPOLI KELISTRIKAN INDONESIA bisa ga ada duit???) kemana duitnya semua? tanyalah pada rumput-rumput yang bergoyang

Den Bagus | 04/03/10. 14:34:01
Terima kasih...sebenarnya inilah yang diharapkan oleh masyarakat Sumut/Medan..terus terang dan terbuka..masalahnya apa dan apa solusinya....selama ini kita hanya diberi jawaban mesin rusak sedang diperbaiki...apanya yang rusak..bagaimana solusinya..dan sejauh mana hasilnya..kita tidak diberitahu..jadinya masyarakat menjadi curiga dan keluarlah berbagai macam fitnah yang ditujukan kepada PLN..Bravo pak...kami dukung program anda...terima kasih...

RAHMALUDDIN | 26/02/10. 23:41:25
Bg DI , sy yakin anda akan berhasil memenej PLN dgn baik ,smg anda diberi kemudahan.


 
 

Cari Cincin Tunangan di Sumur, 4 Orang Tewas
KALIBAGOR, POSMETRO- Petaka melanda Dusun Gabahan RT 1/3, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor Minggu (5/9) sore kemarin. Empat orang ditemukan tewas di sumur milik Sapan (38), warga Dusun Gabahan Rt 1/3 yang...
 
>> index  
CURAHAN HATI
  Mataku Dibutakan Tampang dan Harta
SEPERTI yang kuutarakan kemarin, aku sempat merasakan kebahagiaan dengan Misan. So pasti, bukan hanya sekadar kekasih. Kami resmi menjadi pasangan suami istri. Tapi belakangan aku sadar, mataku dibutakan harta dan tampangnya. Perjalanan...
 
>> index  
SUPRANATURAL
 

Tentara Soviet Tewas Dibunuh Alien
Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga dibuat bingung dengan penampakan UFO....
 
>> index  
KOLOM
  Target yang Bisa Bikin Bunuh Diri
TARGET PLN Atasi Krisis Tak Tercapai. Itulah judul berita di harian Kompas, Rabu 19 Mei...
 
>> index  
LAE TOGAR
  Tipu Anak 12 Tahun
Kali ini Lae Togar jadi pemandu wisatawa sekelompok anak sekolah dasar. Tiba-tiba, salah satu anak...
 
>> index  
Redaksi: Jl. SM Raja KM 8,5 Amplas
Medan - Sumatera Utara
| Online: 15 User
Copyright © 2005 by SMG
Bali Villas Free proxy site speksnoeten