Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
Home | Archive | E-Paper| Redaksi | Info Iklan  

Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
  Home  BISNIS HARI INI
Senin, 8 Februari 2010 | 10:29
Canon G11 Body Jadul Berjiwa SLR

Senin, 8 Februari 2010
Jakarta-Namanya adalah Canon Power Shot G11. Mungkin Anda akan tertawa melihat bentuknya yang retro. Namun, jangan salah, di balik body jadulnya, kamera saku papan atas ini memiliki jiwa layaknya kamera SLR.

Ya, Canon telah memperkenalkan kamera saku ini sebagai suksesor seri Power Shot G10 terdahulu. Dengan lensa 28-140mm nya, G11 bakal menggantikan G10 di pasaran. Namun sayang G11 ini memiliki sensor 10MP (3744 x 2784), daripada G10 yang memiliki sensor 15MP (4480 x 3348).

Untungnya Canon telah membenamkan prosesor DIGIC 4 dalam G11, yang membuat kamera ini makin responsif. Salah satu fitur unggulan lainnya adalah sistem Dual Anti-Noise, yang memiliki sensitivitas sensor 2-stop lebih tinggi dibanding G10.

Kamera retro ini juga memiliki teknologi i-contrast, yang berfungsi mengurangi cahaya over ataupun under.

Desain Tak Jauh Beda Dari G10

Dari sisi desain, Power Shot G11 tak jauh beda dengan G10. Balutan warna hitam serta grip yang nyaman saat digenggam adalah keunggulan kamera retro ini. Bahkan untuk ukuran tangan besar sekalipun, kamera ini tetap enak dipegang, tidak licin.

Dibanding G10, kini G11 memiliki LCD putar 180 derajat. Namun lensanya masih sama yakni 28-140mm (F2,8- F4,5). Untuk masalah ISO, G11 memiliki ISO 80-3200 (G10 hanya 1600). Panel pengoperasian ISO, mode dan push pun masih sama seperti saudara tuanya, sangat simple dan tidak ribet.

Untuk urusan tombol kendali foto serta navigasi, G11 memiliki model navigasi putar dengan kombinasi empat arah. Tombol menu terletak di kanan bawah, sementara tombol play untuk melihat hasil foto ada di kanan atas, sebelah viewfinder.

Tombol zooming terletak di bagian atas, menyatu dengan shutter. Di sebelahnya tedapat tombol power dan ISO serta modus kamera, serta di sisi  kirinya terdapat panel f-stop. Sementara untuk urusan slot SD ada di bagian bawah, menyatu dengan baterai lithium.

Performa Power Shot G11

Canon melengkapi Power Shot G11 ini dengan 5x zooming wide angle sebesar 28mm, plus teknologi Image Stabilizer (IS). Alhasil saat dijajal mengambil objek dari jarak jauh dengan zoom maksimal, kamera ini bisa mengeksekusinya dengan baik.

Teknologi IS ini memungkinkan fotografer untuk membuka shutter speed lebih rendah, saat menemui objek dengan cahaya minim tanpa tripod atau monopod. Power Shot G11, memiliki beberapa pilihan format ukuran file foto, seperti: W (wide), S (640x480), 2M, 4M, 6M, 10M dan RAW.

Untuk urusan LCD kamera retro ini memiliki ukuran 2,8 inchi dengan teknologi PureColor II VA LCD (461k dots). Dengan LCD putarnya, fotografer mampu mengambil objek dari mulai low hingga high angle secara mudah.  

Bagaimana untuk urusan cahaya minim? Saat dicoba dengan mengambil sebuah objek dalam kamar dengan cahaya minim tanpa flash. Setting ISO pun digeber mentok di angka 3.200 hasilnya lumayan jernih dengan noise minim.

Tak puas dengan itu, kamera ini sedikit dipaksa menaikkan f-stop +2 untuk mencapai ISO 12.800. Hasilnya pun tak terlalu mengecewakan dengan bantuan teknologi IS milik Canon.


ND Filter, AV-TV, dan Makro yang Lumayan

Power Shot G11 bahkan memiliki ND filter, yang berfungsi sebagai filter internal untuk mengurangi cahaya berlebih. Mungkin ini adalah salah satu kelebihan G11 dibanding kamera sejenis lain.

Puas dengan test cahaya minim, penasaran dengan ND filter milik G11 ini? Objek berupa langit biru diambil dari dalam ruangan. Pendaran cahaya matahari yang over pun terdeteksi dengan baik oleh histogram, melalui PureColor II VA LCD. Hasil fotonya terbilang mengagumkan. Cahaya over matahari benar-benar direduksi, Alhasil langit biru pun terfoto dengan baik.

Selesai uji-menguji kondisi pencahayaan, kini saatnya menguji kecepatan bidik kamera ini. Untuk mengujinya digunakan 2 modus yakni AV (Aperture Priority) dan TV (Shutter Priority) di outdoor dengan cahaya normal tanpa flash. Kamera ini terbukti dapat mengambil gambar bus yang bergerak cepat.

Bagaimana dengan kualitas lensa makronya? Dari hasil pengujian, rata-rata kamera ini mampu mengambil objek secara jernih dengan jarak fokus terdekat sekitar 1 cm. Di luar itu Power Shot G11, sudah tidak mampu mendeteksi objek dengan baik.(dc)
 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman

 
 

Cari Cincin Tunangan di Sumur, 4 Orang Tewas
KALIBAGOR, POSMETRO- Petaka melanda Dusun Gabahan RT 1/3, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor Minggu (5/9) sore kemarin. Empat orang ditemukan tewas di sumur milik Sapan (38), warga Dusun Gabahan Rt 1/3 yang...
 
>> index  
CURAHAN HATI
  Mataku Dibutakan Tampang dan Harta
SEPERTI yang kuutarakan kemarin, aku sempat merasakan kebahagiaan dengan Misan. So pasti, bukan hanya sekadar kekasih. Kami resmi menjadi pasangan suami istri. Tapi belakangan aku sadar, mataku dibutakan harta dan tampangnya. Perjalanan...
 
>> index  
SUPRANATURAL
 

Tentara Soviet Tewas Dibunuh Alien
Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga dibuat bingung dengan penampakan UFO....
 
>> index  
KOLOM
  Target yang Bisa Bikin Bunuh Diri
TARGET PLN Atasi Krisis Tak Tercapai. Itulah judul berita di harian Kompas, Rabu 19 Mei...
 
>> index  
LAE TOGAR
  Tipu Anak 12 Tahun
Kali ini Lae Togar jadi pemandu wisatawa sekelompok anak sekolah dasar. Tiba-tiba, salah satu anak...
 
>> index  
Redaksi: Jl. SM Raja KM 8,5 Amplas
Medan - Sumatera Utara
| Online: 13 User
Copyright © 2005 by SMG
Bali Villas Free proxy site speksnoeten