Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
Home | Archive | E-Paper| Redaksi | Info Iklan  

Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
  Home  PRO JUSTICE
Suap SMPN 1 dan 7 Binjai Dibahas DPRD (2)
Kamis, 30 Juli 2009 | 11:04
Kasek SMPN 1-Kabid Kurikulum Disdikjar jadi Gunjingan

Kamis, 30 Juli 2009
BINJAI-Selain diklaim melanggar SK Walikota Binjai No 420-630/K/2009 tentang penerimaan siswa/i baru. Komis C DPRD Binjai juga menilai penunjukkan SMP Negeri 1 Binjai sebagai Sekolah Berstandar Internasional (SBI) belum sesuai dengan kapabilitas sekolah tersebut.

Menurut Danil Sitepu, persyaratan SBI tidak bisa asal tunjuk saja, melainkan harus memenuhi keriteria tertentu dengan persiapan sebelumnya, apa yang di lakukan SMP Negeri 1 Binjai dalam kasus ini jelas membuat masyarakat kecewa. “Bagaimana mungkin SMP Negeri 1 Binjai sudah sesuai dengan SBI, karena keriteria untuk sekolah ini harus dipersiapkan tiga tahun sebelumnya. Tidak bisa asal tunjuk saja harus sesuai dengan fakta serta rekomendasi yang ada, ya wajar saja menimbulkan masalah di masyarakat. Lantas bagaimana pula nantinya siswa yang tamat dari SBI itu, mau ke mana siswa tersebut melanjutkan studinya. Apakah kembali ke sekolah standar nasional saat siswa tersebut SMA, untuk itu penetapan SBI itu tidak segampang dengan apa yang Anda kemukakan,” bilang Danil kepada Janu Asmadi, Kabid Kurikulum Dinas P dan P Binjai yang menjawab rencana SBI di SMA nantinya akan ditunjuk SMA Negeri 5 Binjai.

Dalam penjelasan mengenai penerimaan siswa di SMP Negeri 1 Binjai tersebut, hal yang menjadi buah bibir dan landasan kecurigaan indikasi suap dari berbagai elemen masyarakat yang menyaksikan pertemuan itu. Karena penjelasan terkait hal tersebut bukannya langsung diterangkan oleh pihak yang bersangkutan, dalam hal ini Kasek SMP Negeri 1 Binjai, Hasmir dan Janu Asmadi terkesan over aktif menjelaskan perihal adanya pengutipan uang bagi siswa yang masuk kelompok SBI. ”Beberapa waktu lalu Sabtu (18/7) kita telah memanggil 48 siswa yang diterima di SBI, dalam rapat itu wali murid menyatakan setuju adanya biaya sebesar Rp. 1,5 juta untuk bantuan dana secara sukarela. Itu ada berita acaranya dan sesuai dengan kepuntusan Mendiknas, dan wali murid dalam hal ini tidak keberatan karena dana tersebut dibayarkan secara cicil tiga kali, dan untuk biaya uang bulanan wali murid juga dengan suka rela membayar biaya bulanan bagi siswa yang berada di SBI sebesar Rp. 150 ribu perbulan, yang gratis dalam SBI ini hanya pakaian olahraga siswa saja,” terang Janu mengalihkan pokok bahasan, hingga membuat para wakil rakyat itu geleng-geleng kepala.

Pada pertemuan itu, Komisi C DPRD Binjai juga memberi kesempatan pada wali murid untuk menyampaikan keluhannya terkait penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Binjai, wali murid yang di wakili M Arif, yang mempertanyakan pihak sekolah terkait dan juga P dan P Binjai agar memperlihatkan lembaran jawaban beberapa siswa yang tidak lulus serta mempunyai prestasi di sekolah asalnya agar hal tersebut dapat dipertanggung jawabkan. Namun belum selesai wali murid berbicara, Janu Asmadi langsung memotong pembicaraan, hingga suasana dalam ruangan Komisi C DPRD Binjai memanas namun dapat diatasi setelah ketua Komisi C mempersilahkan wali murid melanjutkan celotehnya.

Bukannya menjawab pertanyaan wali murid secara proporsional sebagai seorang panutan dan layaknya orang pendidikan kedua oknum Kasek SMP N 1 Binjai dan Janu Asmadi malah berang dan emosi dengan menyebutkan anaknya juga tidak masuk di SMP 1 Binjai, Hasmir serta banyak juga anak pejabat Binjai yang tak diterima. “Anak saya sendiri aja nggak saya terima di sekolah tempat saya memimpin, karena saya juga orang berpendidikan,” bilang Hasmir lantang yang disambut dengan gunjingan miring masyarakat yang mendengar ucapan Kasek itu. (Bersambung)
 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman

 
  Polisi Diperas Oknum Polisi
Jeruk makan jeruk. Tujuh oknum polisi yang berkawan dengan warga sipil memeras sesama anggota polisi. Ketujuh oknum itu pun ditangkap dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Bah...
 
>> index  
CURAHAN HATI
 

Kutinggalkan kekasih Demi Suami yang Menyia-nyiakanku
Sebelas tahun yang lalu aku bertemu Misan, suamiku di sebuah organisasi kampus. Misan adalah teman baik Dodi, teman selokal kampusku. Waktu itu aku mengikuti acara Isra Miraj, di sanalah awal pertemuan...
 
>> index  
SUPRANATURAL
  Indonesia Urutan 10 Tempat Berlibur Alien
Beberapa kisah yang diungkap di sini sangat dramatis, dan nyaris sulit dipercaya karena seperti kisah-kisah...
 
>> index  
KOLOM
  Target yang Bisa Bikin Bunuh Diri
TARGET PLN Atasi Krisis Tak Tercapai. Itulah judul berita di harian Kompas, Rabu 19 Mei...
 
>> index  
LAE TOGAR
  THR Sial Rp3 Juta
Ceritanya kali ini Lae Togar punya istri bernama Tiur. Sepulangnya dari kantor, Lae Togar yang...
 
>> index  
Redaksi: Jl. SM Raja KM 8,5 Amplas
Medan - Sumatera Utara
Database INSERT Error