22 May 2013

Briptu Rany Sering Ditekan Polwan Senior

Ads by Google

Polwan Cantik Foto Telanjang Depresi

BOGOR-PM

Kasus menghilangnya Briptu Rany Indah Yuni Nugraeni, anggota Polwan Polres Mojokerto, diduga terkait beredarnya foto-foto bugilnya di internet, kini mulai menemui titik terang. Setelah dinyatakan buron oleh kepolisian, kini paman Briptu Rany, Syarif Safrudin, angkat suara.

Dia membantah semua pemberitaan yang beredar, bahkan ia telah melaporkan Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho dan Kabag Humas Polres Mojokerto AKP Lilik Akhiril Ekowari ke Propam Mabes Polri.

Syarif menuturkan, keponakannya kabur karena telah menjadi korban pelecehan Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho serta seringkali di-bully (pelonco) oleh AKP Lilik Akhiril Ekowati, Polwan senior yang diduga merasa cemburu sosial kepada Briptu Rany yang diangkat menjadi Sekpri oleh Kapolres.

“Saya telah menemui keponakan saya seminggu lalu di sebuah rumah di Jakarta yang sekaligus menjadi tempat perawatan karena mengalami depresi berat sehingga harus di dampingi dokter ahli jiwa akibat tekanan dari seniornya AKP Lilik,” ujarnya, Selasa (21/5).

Dari penuturan keponakannya, Syarif mendapatkan cerita bahwa selama dinas di Polres Mojokerto Briptu Rany sering di-bully AKP Lilik dengan cara memberi perintah yang tak masuk akal.

Bukan hanya AKP Lilik yang menekannya, Kapolres Mojokerto juga sering memberikan perintah yang tak masuk akal. Di antaranya, menugaskan Briptu Rany menemani dua pria keturunan Tionghoa untuk jalan-jalan serta merampas ponselnya. Dari ponsel inilah, Syarif menduga, foto-foto syur Briptu Rany beredar di dunia maya.

Kapolres Mojokerto, masih menurut penuturan Briptu Rany, juga pernah memberikan seragam baru untuk dijahit. Namun di hadapan tukang jahit yang akan mengukur baju Briptu Rany, Kapolres mengukurkan pakaiannya sambil meraba-raba bagian dada Rany. “Bahkan Rany pernah dipaksa menyanyi di hadapan para perwira,” ujarnya.

Syarif pun membantah tuduhan bahwa Briptu Rany membawa kabur uang negara sebesar Rp400 juta. Menurut Syarif, tidak mungkin Sekpri Kapolres membawa uang karena setiap harinya Briptu Rany memang tidak memegang uang kas.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho langsung mengambil sikap dan sudah menyiapkan pemecatan secara tidak hormat.

Rencana pemecatan sudah disiapkan. Di antaranya dengan mengumpulkan alat bukti, saksi-saksi dan materi serta saran pertimbangan pemecatan.

Polres Mojokerto dalam waktu dekat akan menggelar sidang Komite Kode Etik Profesi (KKEP). Sidang tersebut bisa diadakan tanpa dihadiri (in absensia) Briptu Rani yang kerap lalai dalam bertugas.

“Saat ini, materi rencana pemecatan sudah kita siapkan, tinggal menunggu kapan akan digelar sidangnya. Sebagai pelayan masyarakat, kami mohon maaf bila selama ini ada ketidaknyamanan masyarakat karena kasus ini,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho, kemarin.

Bagaimana soal Briptu Rani yagn sering diplonco AKP Lilik Achiril Ekawati? “Ya, katanya dia takut dengan saya. Katanya, saya terlalu keras sebagai seorang polwan senior di Polres Mojokerto ini. Kalau melanggar disiplin, saya memang harus bersikap keras karena saya salah satu polwan senior,” ujar Lilik.

Briptu Rani tidak mengucapkan secara langsung. Lilik mendapat informasi itu dari teman-teman polwan berparas cantik itu.

“Memang saya sempat menegurnya karena pelanggaran disiplin yang dilakukannya, ini karena untuk pembinaan. Jika tidak saya lakukan, bisa jadi saya sendiri yang kena tegur Kapolres,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, anggota Polres Mojokerto Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Selama tiga bulan, ia yang bertugas di bagian perencanaan polres meninggalkan tugas.

Sementara, Mabes Polri akan memperketat penertiban etika dan disiplin agar kasus anggota Polres Mokokerto, Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni tidak terulang.

“Yang penting penertiban etika dan disiplin anggota harus ada tindakan supaya jadi contoh bagi yang lain,”ungkap Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Suhardi Alius, Selasa (21/5).

Ditanya apakah pelaku penyebaran foto syur Rani juga akan dikejar, Suhardi menegaskan hal itu tidak menjadi prioritas polri. “Itu tidak menjadi prioritas kita,” ucapnya.

Perselingkuhan Kompol RBS Tak Terbukti

Kompol RBS masuk daftar enam polwan cantik pelanggar hukum karena dituding suaminya selingkuh dengan Kapolsek di Tanggerang. Kasubbid PID Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengaku, laporan tindak lanjut permasalahan tersebut oleh Irwasda Polda Sumut Nomor : R/2024/X/2012 Irwasda tanggal 31 Oktober 2013 menyebutkan suami Kompol RBS berinisial RS menduga Kompol RBS telah berselingkuh dengan Kompol OR yang menjabat sebagai salah seorang Kapolsek di Tangerang. Setelah diinterogasi oleh Bid Propam Polda Sumut tanggal 13 September 2012 silam ternyata tak terbukti.

“Foto-photo yang dijadikan suaminya sebagai pendukung adalah foto-foto selama pendidikan dan wisuda Selapa tahun 2008 silam. Serta kedekatan yang terjadi antara Ketua Senat Kompol OR dan Sekretaris Kompol RBS tidak ada memiliki hubungan khusus,” ucapnya.

Lebih jauh, terang Nainggolan, suami Kompol RBS, RS menderita ketidakwajaran perlakuan. RS juga telah menjalani perawatan dan pengobatan oleh dr Evawati di Klinik Psikiater dan ketergantungan obat dan dirawat di Soeteria Sembada Medan.

“Menurut Prof Dr HM Joesoef Simbolon yang menangani RS, berdasarkan hasil diagnosa RS menderita depresi berat. Namun, selama perawatan dan pengobatan tidak menunjukkan tanda-tanda kesembuhan,” ucapnya.

Kemudian, Naingolan mengatakan, pasangan tersebut telah menikah pada tanggal 14 Juni 2002 dan telah dikaruniai sepasang anak. Sejak tahun 2001, RS memperlihatkan perilaku yang tidak wajar dan kerap bertindak kasar.

“RS kerap menganiaya Kompol RBS. Hal ini diduga akibat RS diberhentikan dari perusahaan tempatnya kerja. Dia juga pernah belajar ke salah satu guru spiritual,” ungkapnya.

Akibatnya, beber Nainggolan, Kompol RBS dan anak-anaknya muncul ketakutan. Sehingga, Kompol RBS membawa anak-anaknya ke rumah orang tuanya yang berada di Jl Karet No 20 Perumnas Simalingkar guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (ind/bbs/bud)



Berbagi Cerita Disini




lazada.co.id