31 Mar 2013

Keluarga Mawar Desak Polisi, IW Diburu ke Labuhan Deli

Ads by Google

6 Kasus Pembunuhan Masih Misteri

PANTAI CERMIN-PM

Kasus penculikan dan pembunuhan Mawar Sari alias Mawar (18) telah memasuki hari ke enam, tapi polisi tak kunjung berhasil membekuk IW (25), yang diduga kuat sebagai pelaku utama. Padahal, untuk mengungkap kasus ini, Polres Sergai telah membentuk tiga tim yakni Polsek Pantai Cermin, Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Sergai. Tapi sampai hari ini, upaya petugas belum juga membuahkan hasil. Saat ini polisi sangat membutuhkan info sekecil apapun dari masyarakat terkait keberadaan IW. Hal ini dikatakan Kanit Reskrim Polsek Pantai Cermin, Ipda Karya Tarigan,SH saat dihubungi POSMETRO, Jumat(29/3) malam.

“Kami sekarang di Labuhan Deli, dari sini kami mencari info keberadaan IW, sebab di daerah ini rekan IW banyak. Makannya kami bertolak ke sini,” ujar Tarigan. Sementara itu, jenazah Mawar telah tiga hari dikebumikan di TPU Muslim Dusun II, Desa Besar II Terjun, Kec. Pantai Cermin, Sergai. Pihak keluarga yang masih diselimuti duka berharap pelaku perampokan, penculikan dan pembunuhan itu segera ditangkap. Sementara itu, sesuai data POSMETRO MEDAN, sampai hari ini sedikitnya ada 6 kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai yang belum terungkap.

>> Sabtu 16 April 2011 lalu, seorang pelayan kafe Maya di Pasar Empat, Desa Sei Seijenggi, Kec. Perbaungan yang dibunuh. Korban bernama Era (30) warga Pematang Siantar. Belum diketahui motif dibalik kasus ini, tapi yang pasti korban dibunuh secara tragis. Kemaluannya ditusuk hingga tembus ke dubur. Meski identitas pelaku sudah diketahui, tapi sampai hari ini polisi belum menangkapnya.

>> Jumat 9 September 2011 lalu, warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat Mr X yang dibuang ke areal perkebuanan kelapa sawit di Afdeling II, Blok 06 J Pondok Rendah perkebunana kelapa sawit milik PTPN IV Adolina, Kel. Batang Terap, Kec. Perbaungan, Sergai. Sampai hari ini identitas korban belum diketahui. Padahal korban dibunuh dengan cara sadis, lehernya nyaris putus digorok, tangan dan kakinya diikat ke belakang hampir menyatu menggunakan tali nilon warna hijau, mayat Mr X tersebut diperkirakan berusia 30 tahun. Kemudian jasad korban dimasukan ke dalam drum pelastik dan dibungkus karpet warna merah. Saat ditemukan,korban mengenakan kaos warna putih merek LLg, celana jeans warna biru langit merek Levis serta celana dalam merek Adidas.

>> Kasus serupa juga dialami Robiah alias Aluh (52) warga Dusun Dondong, Desa Melati II, Kec. Perbaungan, Sergai yang tewas dianiaya. Pelakunya adalah abang kandungnya sendiri bernama  Asmuni alias Ulih (55), serta anak Ulih bernama Heri (35) warga sama. Peristiwa ini terjadi Kamis 29 September 2011 sekira pukul 01.00 WIB. Sampai hari ini, pelaku belum berhasil ditangkap.

>>Sabtu 8 Oktober 2011 lalu, mayat pria tanpa identitas ditemukan di bawah jembatan sungai ular, Lingkungan Pasiran, Kel. Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan, Sergai. Kala itu, jenazah korban ditemukan telungkup di bawah jembatan. Sekitar 1,5 meter dari lokasi ditemukan bercak darah dan ceceran otak yang nempel di tiang penyangga jembatan. Setelah jenazah korban dievakuasi, terlihat luka menganga bekas bacokan di kepala korban. Saat itu korban hanya mengenakan celana jeans biru merek Lois, sepatu pansus merek USP serta ikat pinggang warna hitam merek Crocodile. Dari temuan di lokasi, diduga kuat korban dieksekusi. Karena di kepalanya juga ditemukan 7 luka bacokan. Sampai hari ini, kasus itu juga masih misteri.

>> Senin 16 Januari 2012 lalu, Surianto (25) warga Jl. Kamboja, Gang Rukun, Kel. Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan, Sergai ditemukan tewas bersimbah darah ditikam Rinaldi alias Wiro (40), yang tak lain adalah keponakan kandungnya. Pembunuhan ini karena masalah sepele antara adik kandung korban bernama Dendi (32) yang tersiram air oleh korban saat duduk di warung yang berada tak jauh dari rumah keduanya.

>>Jumat 7 Desember 2012, warga kembali digegerkan temuan sesosok mayat pria tampa identitas di sungai rambung, persisnya di bawah jembatan Titi Payung di Dusun XII Kebun Kelapa, Desa Simpang Empat, Kec.Sei Rampah, Sergai. Kuat dugaan korban dibunuh, sebab banyak luka sabetan senjata tajam di tubuh korban. Saat itu korban titemukan menegnakan kaos biru putih bergambar pasangan presiden dan wakil presiden SBY-Boediono, serta mengenakan celana jeans pendek warna biru. Sampai hari ini kasus ini juga masih jadi teka-teki yang belum terpecahkan polisi.(lik/deo)



Berbagi Cerita Disini




bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

lazada.co.id