20 Mar 2013

Ada Mortir di Toko Milik Young Berland

Ads by Google

MEDAN-PM

Warga Jl. Ismaliyah, Kec. Medan Area digegerkan temuan sebuah mortir aktif di toko furnitur (Berland Art Galery), milik M Syafii Nasution alias Young Berland, Selasa (19/3) sekira pukul 19.30 WIB. Info yang dihimpun POSMETRO MEDAN di lokasi, bom berdaya ledak dahsyat itu pertama kali ditemukan Dedi Alfisahri (41), salah seorang pekerja yang malam itu tengah membersihkan toko. “Saya menemukan mortir itu di dalam kardus saat sedang bersih-bersih,” sebut pria yang sudah belasan tahun dipercaya mengelola furniture milik mantan ketua salah satu OKP ternama di Medan itu.

Karena takut mortir berdiameter 42 Cm itu jatuh ke tangan orang tak bertanggung jawab, Dedi pun melaporkan temuannya itu ke Polresta Medan. Menerima info tersebut, sepasukan tim penjinak bom pun turun ke lokasi dan melakukan penyisiran. Kehadiran petugas sontak mengundang perhatian ratusan warga sekitar. Alhasil, dalam hitungan detik, ratusan warga terlihat menyemut menyaksikan proses evakuasi.

Meski lokasi tengah gelap gulita karena padamnya listrik, tapi petugas tetap melakukan penyisiran. Tapi satu jam memeriksa, penjinak tak lagi menemukan mortir di sana. Singkat cerita, untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas lantas membawa mortir yang diduga sisa peninggalan perang dunia kedua itu ke kantor polisi. Kapolsek Medan Area, Kompol Rama S. Putra yang dikonfirmasi mengaku telah mengamankan mortir tersebut.

“Saat ini mortir itu masih berada di polsek Medan Area. Besok (hari ini-red) baru dikirim ke bagian Jihandak Brimob,” terangnya. Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih mencari tau siapa pemilik mortir aktif tersebut.”Mortir iyu masih aktif, dan masih kita lakukan penyelidikan siapa sebenarnya pemiliknya,” tandasnya. Sejauh ini, Young Berland belum diperiksa polisi karena masih mendekam di penjara karena kasus narkotika. Belum lama ini, ia divonis 6 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan. (bay/deo)

Artikel terkait :





Berbagi Cerita Disini





fanspage