27 Feb 2013

Pembunuh Bidan Cantik Didalangi 2 Polisi

Ads by Google

Pelaku Ditangkap di Padang dan Riau

MEDAN-PM

Berakhir sudah pelarian pelaku penembak bidan cantik, Nurmala Dewi br Tinambunan, di Jalan Pertahanan, Gang Indah, Patumbak, Kab. Deli Serdang, Kamis (7/2) lalu. 19 hari perburuan, Tim Poldasu dan Polresta Medan meringkus 3 pelaku. 2 tersangka ternyata personel Polda Sumatera Barat dan seorang lagi warga sipil asal Riau.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun POSMETRO MEDAN, ketiga pelaku tersebut yakni Brigadir (Pol) Gusnita Bachtiar dan Bripda (Pol) Aulia. Keduanya personel Dit Reskrimum Polda Sumatera Barat yang ditangkap dari Padang. Sementara Gope, warga sipil yang berperan sebagai eksekutor diringkus dari Riau.

“Ya sudah ditangkap 3 orang, sekarang masih dikembangkan,” ujar sumber di kepolisian sambil meminta untuk tak mengorankan namanya.

Sumber mengatakan, pembunuhan ini dilakukan secara terencana. Dimulai dengan aksi Brigadir Gustina Bachtiar merekrut eksekutor dan memilih Gope.

Guna melancarkan aksinya, Polwan Sumbar ini mengorder senjata api dari rekannya berinisial S (masih buron). Bripda Aulia pun mendapat tugas menemani Gope berangkat ke Medan untuk mengeksekusi bidan Puskesmas Teladan itu.

“Sebelum menembak korban, Gope sudah menggambar situasi terlebih dulu. Yang nembak Gope sendiri, Bripda Aulia nggak ikut,” bebernya.

Ditanya soal otak pelaku janda kaya yang selama ini disebut-sebut sebagai otak pelaku, pria yang sudah sering mengungkap berbagai kasus besar ini mengaku masih memburunya. “Sudahlah, nanti saja lagi. Tunggu ketangkap lagi,” tukasnya, menyebut masih ada pelaku lainnya yang diburon.

Penangkapan pelaku penembakan bidan Puskesmas Teladan, Jalan SM. Raja itu turut dibenarkan Kapoldasu, Irjen Pol Wisjnu Ahmad Sastro yang dihubungi POSMETRO MEDAN. Katanya, tersangka sudah ditangkap di Kota Padang.

“Saat ini tim sedang kita terbangkan untuk menjemput. Tapi belum bisalah kita beberkan sekarang. Biar sampai dulu. Supaya sekaligus kita jelaskan sama kawan-kawan yang lain,” ujarnya singkat.

Hal senada juga diucapkan Kapolresta Medan, Kombes Pol Monang Situmorang. “Kita sudah mendapat titik terang kasus penembakan ini. Sekarang mengarah ke otak pelaku,” ucapnya.

Kendati begitu, Monang enggan menjelaskan secara gamblang perkembangan kasus pembunuhan bidan cantik itu.

“Sabar… Tim kita saja baru sampai. Belum lagi pulang ke markas (Polresta Medan). Nanti kalau sudah pulang, baru kita paparkan. Kita juga sudah pengen kok membeberkan ini. Tapi, kan pelaku masih dijemput,” ujar Monang.

Berbeda dengan Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol M Yoris Marzuki yang saat dihubungi tampak berupaya menutupi penangkapan para pelaku. “Nggak ada, nggak ada,” jawabnya singkat buru-buru menutup ponselnya. (ala/bud)

>> Diboyong Pakai Lion

Sempat dikabarkan pelaku penembakan bidan Nurmala diboyong ke Medan menggunakan pesawat Lion Air, Selasa (26/2) sore. Beberapa wartawan yang mendapat info itu pun langsung menanti kedatangan para pelaku. Beberapa kali pendaratan pesawat Lion Air, tak seorang pelaku atau aparat polisi pun terlihat.

Namun mulai pukul 16.30 Wib, mulai tampak beberapa personel polisi berpakaian preman di areal pintu kedatangan domestik. Hanya saja, sampai pukul 19.00 Wib tanda-tanda kedatangan para pelaku tak juga terlihat.

Sebelumnya, kasus penembakan bidan Puskesmas Teladan, Nurmala Dewi br Tinambunan (31) bermula dari ancaman seorang pria. Karena berulang kali diteror, Nurmala dan orangtuanya melapor ke polisi. Sayang, laporannya dianggap angin lalu. Kamis (7/2) pukul 15.00 WIB, Nurmala tewas bersimbah darah ditembak OTK di depan rumahnya. Peristiwa itu terjadi di depan mata ibu kandungnya, Suryani boru Sihotang (50).

Penembakan itu sendiri berlangsung begitu cepat, saat Nurmala dan Suryani turun dari angkot. Secara tiba-tiba seorang pria mengenakan helm tertutup dan mengendarai sepeda motor jenis matik datang dan langsung menembak Dewi.

“Tadinya dari Puskesmas Teladan, aku sama anakku menumpang angkot. Memang selalu ku jemput dan ku antarin kalau di pergi dan pulang kerja. Karena udah sering kali anakku ini di teror orang, makanya aku selalu berusaha di dekatnya. Tapi, pas nyampe depan pagar rumah, ada satu orang yang naik kereta mio pakek helm, pakek jaket, dengan jarak setengah meter langsung menembak anak saya,” ucap Suryani, ibu 3 anak itu terisak, waktu itu.

>> Hari Ini, Kuburan Dibatu

Di tempat terpisah, wartawan POSMETRO MEDAN menyambangi pekuburan Kristen di Jalan Pasar VII Desa Patumbak, Deliserdang. Lokasi pemakaman Bidan Nurmala di kawasan lokasi pemandian Pantai Casanova itu terlihat sepi.

Namun, saat memasuki pekuburan wartawan melihat seorang pria tampak membersihkan sebuah kuburan. Ternyata penjaga makam itu tengah merapikan makam Nurmala untuk segera dibatu.

Rencananya, hari ini, kuburan yang diteduhi pohon beringin itu akan mulai disemen. “Baru kami semen, mungkin besok (hari ini), Rabu (27/2) sudah selesai lah dibatu,” terang penjaga makam.

Menurut penjaga makam, kuburan Nurmala sering diziarahi keluarganya. Bahkan, sebelum kedatangan POSMETRO MEDAN, bapak korban bersama saudaranya baru saja beranjak. “Tadi sekitar jam satu siang, bapak si Nurmala datang dengan temannya dan keluarganya. (cr-3/gus/gib/bud)



Berbagi Cerita Disini




bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

lazada.co.id