05 Feb 2013

Cewek 20 Tahun Tewas Melotot

Ads by Google

Diduga Dibunuh, Dibenamkan ke Laut 

PANTAILABU-PM

Diduga jadi korban pembunuhan, seorang wanita muda ditemukan tewas mengapung di Kuala Sungai Batu, Desa Bagan Serdang, Kec. Pantai Labu, dengan kondisi mata melotot, mulut menganga dan lidah menjulur ke luar, Minggu (3/2) sekira pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, korban  mengenakan kaos kuning bertuliskan KEROPPI bergambar kodok dipadu celana jeans.

Jubir (28), nelayan asal Desa Bagan Serdang orang pertama yang menemukan jasad wanita malang tanpa identitas tersebut. Pagi itu, ayah tiga anak ini berniat pulang ke rumah usai semalaman melaut.  Setibanya di Kuala Sungai Baru, ia melihat mayat mengapung dalam kondisi telungkup, dibawa arus sungai menuju laut.  Jenazah pun didekati lalu diikatkannya ke kayu pinggir sungai. “Kalau tidak ku tambat, mayat pasti sudah terseret ke laut,” ujarnya.

Setelah memastikan jenazah tak akan hanyut, Jubir kembali melanjutkan perjalanan untuk pulang. Setibanya di kampung, ia lalu memberitahu temuan itu pada abang iparnya, Rahmad. Oleh keduanya, temuan mayat wanita rambut sebahu yang diperkirakan berusia 20 tahun itu pun diteruskan ke Polmas Desa Bagan Serdang, untuk selanjutnya dilaporkan ke Polsek Beringin. Menindak lanjuti laporan yang diterima, Kapolsek Beringin, AKP Lamsan Manurung SH bersama Iptu Andi Gustawai Lubis (Kanit Reskrim) turun ke lokasi. Karena TKP di kuala sungai, evakuasi terpaksa dilakukan dengan menggunakan sampan.  Aiptu Toni Faisal dibantu warga bernama Muhammad (45) langsung menuju ke lokasi. Tidak berapa lama, korban pun berhasil dievakuasi dan dibawa ke depan kantor Desa Bagan Serdang.

Pantauan POSMETRO MEDAN, kondisi kulit kaki dan tangan korban sudah terkelupas, lidahnya menjulur dan matanya melotot. Sebuah merk Laurent warna silver masih melingkar di tangan kirinya. Selain itu, sebuah kalung besi putih bertuliskan 2 GSYAH masih melekat pada leher dan gelang besi putih  pada kaki kiri korban serta uang Rp8.000 dengan pecahan selembar Rp5.000, Rp2000 dan Rp1000 dari kantong celana korban. Disela-sela saat dilakukan identifikasi, Kapolsek menyebutkan dari hasil pemeriksaan tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Meski begitu, ia mengaku baru kali ini menemukan kondisi mayat dengan mata melotot.

“Baru kali ini saya melihat temuan mayat dengan mata melotot. Meski tidak ada tanda-tanda kekerasan, tapi saya curiga melihat mata korban yang sudah tewas tapi masih melotot. Kita masih melakukan penyelidikan dan selanjutnya korban dibawa ke RS Pirngadi untuk diotopsi,” ujar Lamsan. (man/deo)



Berbagi Cerita Disini




bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

lazada.co.id