17 Jan 2013

Kampung Kodam Digerebek

Ads by Google

9 Nyangkut, 82 Paket Sabu Diamankan

MEDAN-PM

Maraknya isu peredaran narkoba di Asrama Kampung Kodam, Jalan Abadi Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal belakangan ini, ternyata cukup membuat polisi gerah. Nah, untuk membuktikan info tersebut, Rabu (16/1) sekira pukul 09.00 WIB, tim Sat Narkoba Polresta Medan akhirnya menggerebek lokasi. Hasilnya, 15 pria yang diduga pengedar, berikut barang bukti 82 paket sabu siap edar berhasil diamankan. Mereka tak bisa berkutik karena keburu terkepung di sebuah cakruk (pondok-red) yang lokasinya berada di depan perumahan Kodam.

Info yang dihimpun POSMETRO di lokasi, sebelum bergerak, polisi lebih dulu melakukan pengintaian dengan mobil Toyota Avanza plat merah. “Awalnya kami nggak tau kalau mobil plat merah itu adalah polisi. Karena 5 hari sebelumnya, tiap hari mobil itu kami lihat mondar-mandir di sini. Kami kira mobil orang sini juga,” beber puluhan warga yang ditemui kru koran ini tak jauh dari TKP. Masih kata warga yang enggan menyebut identitas dengan dalih keamanan itu, kehadiran sepasukan polisi sontak menghebohkan warga. Apalagi penyergapan dilakukan secara tiba-tiba dengan jumlah personel yang tak sedikit.

“Seingatku ada 20 orang polisi naik 8 mobil iring-iringan masuk ke sini. Saat itu masing-masing dari mereka sudah memegang pistol. Pelaku yang tengah ngumpul di sekitar lapangan bola depan cakruk tak bisa kabur karena jalan keluar sudah dikepung, sedang sekeliling lapangan tertutup tembok tinggi,” kata warga lagi. Bahkan 2 orang parbetor yang kebetulan mangkal di persimpangan tiga jalan masuk juga ikut diamankan. Tapi ia batal diboyong karena mobil plat merah itu tak muat lagi.

Warga juga tak menyangkal lokasi itu kerap dijadikan tempat transaksi narkoba. “Kalau kuperhatikan, yang main (ngedar-red) di situ sudah berani-berani kali. Soalnya mereka langsung mengantongi dan terkadang menyimpan narkoba dalam tas yang mereka bawa,” celoteh warga yang rata-rata telah berusia paruh baya itu. Apakah pelaku merupakan warga perumahan Kodam? “Dulunya mereka orang sini, tapi sekarang sudah pindah, karena menurut orang itu lebih aman main di sini, jadi mereka kemari lagi,” tandas warga.

>> Cuma 9 Tersangka

Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander, Sik menyangkal keterangan warga yang menyebut pihaknya mengamankana 15 tersangka. “Nggak ada kita tangkap 15, cuma 9 orang. Saya ikut ke TKP sama anggota,” bantah Dony. Dijelaskan Dony, kesembilan tersangka itu adalah Alexander Samosir alias Alex, Adi Tato Kliwon alias Adi, Muhammad Rivai, Zailani, Beni Leoandro Tambunan, Jelly Syahputra, M. Sahyusrin Gekmi Putri alias Gekmi, Irwansyah alias Irwan dan M. Yoki Nasution.

“Mereka kita tangkap berdasarkan laporan dari masyarakat,” urainya. Diceritakan perwira satu melati emas di pundaknya itu. Sebelum menggerebek, pihaknya lebih dulu ngendap tiga hari di lokasi. “Kita lewat situ, kita lihat ada di belakang warung kerap dijadikan tempat ngumpul-ngumpul,” sambungnya. Nah, agar buruan tak kabur duluan, mantan Kapolsek Medan Baru ini juga sempat beberapa jam mengintai lokasi. “Hari pertama sudah ngendap kita, hari kedua juga. Kita lewat situ, kita intai dan hari ketiganya kita gerebek mereka,” jelas Dony.

Semula tersangka berusaha melarikan diri. Bahkan kaki 3 dari pelaku sempat terkilir karena terjatuh. Dari tersangka diamankan barang bukti tas sandang berisi sabu sebanyak 82 bungkus yang terdiri dari paket Rp 50, Rp 100 ribu dan Rp 150 ribu. Satu timbangan elektrik, 3 bungkus plastik klip kosong, uang Rp 500 ribu dan 5 sepeda motor. “Barang buktinya ditemukan dari dalam tas dan juga ada alat pengisap sabu kita temukan dekat TKP. Agar mereka tak curiga, kita memang pakai mobil plat merah. Kasus ini masih kita kembangkan untuk memburu bandar-bandar besarnya,” tandas Dony. (eza/gus/deo)

Artikel terkait :





Berbagi Cerita Disini





fanspage