05 Jan 2013

Kanit Reskrim Diincar Rampok

Ads by Google

MEDAN-PM

Kota Medan memang sudah gawat. Perampok di mana-mana. Sampai-sampai polisi pun jadi sasaran para penjahat jalanan ini. Hal itu dialami Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Gunawan. Beruntung, sang perwira selamat dan melumpuhkan satu dari tiga pelaku.

Peristiwanya terjadi di wilayah hukumnya sendiri dan tak jauh dari Polsek Medan Kota. Yakni di Jalan HM Jhoni, Kecamatan Medan Kota pada Rabu (2/1) dini hari lalu.

Waktu itu, Iptu Gunawan sedang berpatroli mengendarai sepeda motor di area tugasnya. Ketika memasuki Jalan HM Jhoni, kereta yang dikendarainya dipepet tiga pria yang berboncengan.

“Tapi ketika posisi para pelaku sudah semakin mendekat, mereka tak jadi beraksi. Mungkin mereka tahu kalau targetnya polisi,” kata Kapolsek Medan Kota Kompol Sandy Sinurat, Jumat (4/1).

Gunawan yang sudah curiga dengan ketiganya, langsung berinisiatif mengejar. Namun upayanya itu hanya mampu meringkus satu dari ketiga pelaku, sedang dua lainnya kabur.

Belakangan dari pelaku bernama Syafruddin Lubis (41). Dari warga Jalan Garu II, Medan Amplas itu ditemukan sebilah badik. “Ada senjata tajam jenis badik ditemukan di balik kaosnya,” ucap Sandy.

Temuan itu tentu saja disikapi Gunawan dengan menjebloskannya ke jeruji besi. Namun dalam pemeriksaan, pelaku membantah berniat merampok Gunawan. Justru ia mengaku kalau malam itu baru saja minum tuak bersama dua rekannya yang kabur.

Namun pelaku tak bisa menjelaskan alasan mengapa dirinya membawa-bawa senjata tajam. “Dia membantah. Tapi juga tak bisa menjelaskan fungsi badik itu,” beber Sandy didampingi Gunawan.

Namun sayang, Syafruddin tidak diizinkan Kapolsek Medan Kota atau Kanitnya dijumpai wartawan koran ini. Alasannya pemeriksaan belum siap dilakukan. Karena sejauh ini belum bisa menjerat pelaku dengan pasal yang mengatur pencurian dengan kekerasan. Tapi ditegaskan Sandy, tindakan pelaku membawa senjata tajam sudah jelas bertentangan dengan UU Darurat.

Saat dikonfirmasi POSMETRO melalui telepon, Iptu Gunawan bernada marah. Dia membantah dirampok. Dia juga mengaku resah dengan adanya berita tak sedap itu. “Dari mana sumbernya itu? Siapa yang bilang saya dirampok? Biar kita tuntaskan secara hukum!” ujarnya.

“Tidak benar itu. Tapi kalau saya yang nangkap ia saat mereka melintas, itu baru benar. Saya nampak salah seorang bawa senjata tajam, makanya saya kejar dan saya tangkap salah seorang pelaku itu,” ujar Gunawan singkat.(mri/jhon)



Berbagi Cerita Disini




lazada.co.id