24 Sep 2011

Anak-anak Menangis tak Bisa Sekolah

Ads by Google

Pasca Kebakaran di Juanda, Puluhan Rumah Hangus

MEDAN-PM-Wajah sembab dan mata yang masih bengkak menghiasi raut wajah korban kebakaran di  Kelurahan Suka Raja, Medan Maimun, Jumat (23/9). Kepedihan mereka semakin bertambah, setelah beberapa anak menangis karena tak dapat sekolah, disebabkan baju mereka ikut terbakar.

“Satu baju pun tak ada yang tersisa Pak, cuma baju yang lengket di badan ini saja lah. Anak-anak di sini menangis tak bisa sekolah karena baju mereka pun ikut terbakar,’’ kata Juliana di kantor Lurah Kuta Raja, Jumat (23/9).

Wajah Juliana tampak masih menyisakan kesedihan. Kebakaran yang terjadi kemarin sore, (22/9), bagaikan mimpi saja. Masih terbayang di benaknya senda gurau dengan tetangga dan anak-anak. Namun mendadak, kobaran api muncul. Dalam tempo singkat menghanguskan sedikitnya 20 unit rumah di kawasan yang letaknya tak jauh dari Jalan Juanda itu, tepatnya kebakaran terjadi di Jalan Bahagia.

Rasa simpatik akibat kedukaan yang dialami korban kebakaran, membuat sejumlah warga di Lingkungan V dan VIII membawa kompor gas menuju kantor Lurah. Kaum ibu ini pun memasak untuk makan warga yang tertimpa musibah kebakaran.

“Ini suka rela saja Pak, biar ringan beban mereka yang terkena musibah. Kami juga sering masak kayak gini kalau kena banjir, pokoknya kalau susah saling bantu,” ujar seorang ibu yang tak mau menyebutkan nama, sembari sibuk memasak.
Amatan POSMETRO MEDAN, sejumlah warga korban kebakaran sibuk membersihkan puing-puing kebakaran. Seorang warga menyebutkan, dalam waktu dekat korban kebakaran akan kembali membangun rumahnya, meski dengan kondisi ala kadarnya. ‘’Yang penting tak kena hujan dan angin, walau pun atapnya tepas,’’ ucap warga tersebut.

Sementara, bantuan dari berbagai pihak telah datang ke lokasi tersebut. Bantuan yang datang berupa sembako, tenda dan alat tidur.

Bantuan ini ditampung di kantor Kelurahan Suka Raja, selanjutnya akan kita pergunakan untuk membantu korban yang terkena bencana,” ujar Siswoyo, Lurah Kuta Raja.

Dia memastikan ada 20 rumah yang hangus dilalap api. Sementara dari 20 rumah, ada 92 jiwa yang berhasil selamat dalam peristiwa yang sempat memacetkan Jalan Juanda, Kecamatan Medan Maimun itu.

Korban yang rumahnya terbakar, masing-masing, Buyung, Nana, Hendri, Adisan, Nada Raja/Amoy, Lie Cat, Amiril, Evi, Hj Marni, Edu, Ayen, Chandra, Lie Sie Wong, Dedek/Wahyudi, Jhoni, Husin Tahir, Juliana, Acek Gondrong, Rajali Lubis dan Yuri Hamdani/Roy.

Sementara, Kapolsek Medan Kota Kompol Sandy Sinurat menyatakan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari rumah salah seorang warga.  (ala/mar)

Artikel terkait :





Berbagi Cerita Disini





fanspage