29 Sep 2012

Supir Angkot Setubuhi Mayat Penumpang Cantik

Ads by Google

Tewas Saat Perjalanan Menuju Belawan 

RAYA-PM

Herbin Sialagan (42) bukan pemerkosa biasa. Saking tak biasa, ke mana pun kabur, dia terus diteror arwah cewek yang disetubuhinya. Modus mistik membantu polisi menguak kasus keji ini.

Setelah kabur ke sejumlah daerah di Sumatera sampai Jakarta, polisi akhirnya menemukan keberadaan Herbin Sialagan alias Gatti. Di hadapan banyak polisi di Mapolres Simalungun di Pematang Siantar, Sialagan kemarin (28/9) detail menceritakan aksi edannya terhadap Lina Simanjuntak (28), penumpang Angkotnya.

Peristiwa bermula saat Lina seorang diri menunggu Angkot di Jl. Merdeka, Siantar Timur. Si cantik ayu ini berniat menyarter Angkot. Ia hendak ke Belawan guna mengantar kakak iparnya yang lagi hamil tua. Angkot dicarter karena Lina dan kakak iparnya banyak membawa barang-barang.

Lina, tunangan seorang prajurit TNI itu adalah warga Jl. DI Panjaitan, Siantar Simarimbun. Ia baru sekira 4 bulan bermukim di Pematang Siantar setelah sebelumnya 8 tahun tinggal di Batam. Nah, saat menunggu Angkot yang mau dicarter, Herbin Sialagan melintas dengan Angkotnya.

Siang itu, dengan kondisi Angkot tanpa penumpang, Sialagan menyetir dengan suasana hati yang galau. Itu karena tabiatnya yang hoby mabuk juga berjudi hingga terlilit utang dan setoran Angkot kepada toke pun bermasalah. Sialagan, ayah 2 anak itu, tinggal di Jl. Parapat, Kel. Simarimbun, Siantar Simarimbun.

Begitulah. Lina menyetop Angkot Sialagan. Singkat cerita, Sialagan yang lagi butuh duit, bersedia dicarter ke Belawan dengan biaya Rp300 ribu. Lina duduk di depan, di samping Sialagan. Dari Jl. Merdeka, Siantar, sebelum menuju Belawan, Lina meminta Sialagan menjemput kakak iparnya di rumah Jl. DI Panjaitan, Siantar Simarimbun.

Sialagan mengaku berniat jahat saat melihat Lina membuka dompetnya. Supir Angkot

Koperasi Beringin itu melihat uang bergepok di dalam dompet Lina. Rencana merampok langsung nancap di benaknya. Sialagan mulai pasang aksi. Bukannya menuju Jl. DI Panjaitan, Sialagan melajukan Angkotnya ke kawasan Rindam, Naga Huta. Lina yang buta dengan medan jalan di kawasan Siantar, tidak sadar tengah dibawa menuju kawasan sepi.

Cewek ramping ini baru rada tersadar saat HP-nya berdering. Ia dihubungi kakaknya, yang resah menunggu lama di rumah. “Ya, biar cepat (tiba di rumah) kita lagi memotong jalan ini,” kelit Sialagan, saat penumpang cantik di sampingnya mendesak tancap gas agar cepat tiba di rumah. Ucapan bohong Sialagan itu pula yang diteruskan Lina kepada kakaknya via seluler.

Nah, di tengah Lina gelisah ingin cepat menjemput kakaknya, Sialagan memberhentikan Angkotnya di kawasan semak-semak Kampung Baru Nagori Dolok Huluan, Kec. Raya, Simalungun. Lokasi itu berada sekira 10 meter dari jalan umum. “Bentar ya, abang mau cek kondisi ban,” dalihnya pada Lina.

Di sinilah ‘setan’ mulai beraksi. Begitu ke luar dari Angkotnya, Sialagan berputar ke arah pintu kiri (tempat Lina duduk), lalu membuka pintu itu. Lina ditariknya ke luar. Sejurus itu, tas berisi dompet yang dipegang Lina pun ditariknya kuat.

Cewek berambut sebahu itu memberi perlawanan. Tapi apalah daya tenaga Lina dibanding Sialagan yang mendadak jadi beringas. Di lokasi sepi itu, jeritan minta tolongnya pun tak dapat didengar seorang pun. Tak ingin jeritan korbannya menggagalkan aksinya merampas duit Lina, Sialagan pun menyetop perlawanan cewek itu dengan sebuah kunci roda yang diambilnya dari pintu belakang Angkot. Benda terbuat dari besi padat itu dihantam berkali-kali ke kepala Lina.

Lina jatuh terkapar. Seiring korbannya tak lagi tampak bergerak, Sialagan memeriksa isi dompet cewek itu. Ia menemukan duit lebih dari Rp2 juta. Usai menguasai duit korbannya, Sialagan kembali mememastikan kondisi Lina yang terus tak lagi bergerak. Guna memastikan korbannya tewas, Sialagan lalu mengambil sebuah batu besar lalu menghantamnya berkali-kali ke bagian belakang cewek malang itu. Lina pun dipastikan tewas.

Jasadnya lalu diseret sekira 2 meter ke arah dalam areal semak-semak di kawasan itu. Guna memastikan Lina tewas, Sialagan lalu merapatkan telinganya ke dada cewek cantik itu. Jantung Lina tak lagi didengar berdegup. Tapi saat itulah birahi Sialagan mendadak naik.

Kejantanannya menggelegak saat melihat belahan payudara Lina -yang telah tewas- menyembul di balik bajunya yang tersibak. Tanpa pikir panjang, Sialagan pun memulai aksinya menyetubuhi mayat. Menurutnya, persetubuhan itu dilakukannya sampai orgasme atau puncak kenikmatan. “Ada sekitar 10 menit. Saat selesai (bersetubuh), aku mendengar suara kerbau di sekitar lokasi itu,” jelas Sialagan.

Puas menyalurkan nafsu purbanya, Sialagan pun kabur dengan Angkotnya. Mayat Lina ditinggalkannya dengan kondisi berlumur darah dan setengah bugil. Mayat Lina lalu ditemukan seorang pengangon kerbau, 2 hari usai aksi keji Sialagan.

Sialagan Cari Makam Lina

Sejak aksi perampokan maut disertai pemerkosaan ganjil itu, Sialagan mengaku langsung kabur meninggalkan Siantar. Tapi selama pelarian ke Medan, Sibolga, bahkan sampai Jakarta, itu Sialagan mengalami peristiwa menakutkan. Ia terus dibayang-bayangi arwah wanita berwajah Lina. Teror gaib itu dialami Sialagan asal beraktifitas, bahkan sampai masuk ke mimpi tidur-tidurnya selama pelarian.

Tapi suatu tempo, Sialagan rindu pada 2 anaknya. Ia lalu memberanikan diri pulang ke rumahnya, di Jl. Parapat, Siantar Simarimbun. Tapi seiring itu, arwah Lina terus menerornya dengan aksi-aksi penampakan. Saking ketakutan, Sialagan bahkan kembali mendatangi lokasi peristiwa ia membunuh Lina. Di situ, Sialagan mengucap doa, meminta ampun kepada arwah Lina. Tapi teror arwah mirip Lina terus mengejarnya. Guna meminta maaf dan tak lagi diteror, Sialagan bahkan berusaha mencari makam cewek malang itu. Tapi ia tak berhasil.

Lina Sudah Dipinang Prajurit TNI

Berliana Simanjuntak (42), kakak sulung Lina (alm), yang kemarin turut mendengarkan pengakuan sadis Sialagan, mengaku Lina telah bertunangan dengan seorang prajurit TNI yang saat itu tengah bertugas di Papua. Tentara itu sudah 5 tahun pacaran dengan Lina. Menurutnya, Lina sedianya akan menikah 7 bulan sesudah pembunuhan sadis itu.

Pembunuhan Lina terjadi pada 20 April 2007. Usai 5 tahun kabur, Minggu 29 Juni lalu Sialagan ditangkap polisi saat sang jagal itu ditemukan mendatangi rumah orang tuanya di Jl. Parapat, Siantar Simarimbun. Dan pengakuan detail Sialagan kemarin dituang dalam reka ulang 31 adegan pembunuhan dan pemerkosaannya terhadap Lina.

Rekonstruksi kasus sadis itu digelar di Mapolres Simalungun. “Terancam hukuman seumur hidup,” tegas Kasat Rekrim Polres Simalungun AKP Rony Sidabutar soal aksi sadis Sialagan. Rony mengaku, sebelum peristiwa sadis itu terjadi, Sialagan dan Lina tidak saling kenal. “Dihukum mati cocoknya itu,” teriak Berliana, yang berurai air mata menyaksikan reka ulang pembunuhan adik terkasihnya. (dho/sal)



Berbagi Cerita Disini




lazada.co.id