23 Jul 2012

3 Genk Motor Taruwan

Ads by Google

1 Korban Dibacok dan Ditikam

MEDAN-PM

Lagi-lagi geng motor buat ulah. 3 kelompok, di antaranya: Ezto, SGI (Sidigami-red) dan RnR bentrok di Jl Brigjend H A Manaf Lubis, Kel Helvetia Timur, Medan Helvetia. Seorang dari mereka kritis lantaran tikaman di perut.

Dia adalah Alfarino (16) warga Jl Bajak IV Medan Amplas. Anggota geng motor RnR ini mengalami luka serius di perut akibat ditikam anggota geng motor Ezto. Sampai kemarin, dia terpaksa dirawat intensif di RS Sari Mutiara.

Informasi dihimpun, bentrok dua kubu geng motor antara Ezto dengan SGI dan RnR itu, berawal dari aksi saling balapan di kawasan Jl Ringroad Medan Sunggal. Begitu bertemu di depan TK (Taman Kanak-Kanak) yang berada di wilayah hukum Polsek Helvetia, bentrok pun tak terhindarkan.

Bentrok yang pecah di Jl Brigjend H A Manaf Lubis tersebut kontan membuat geger. Bahkan warga sekitar lokasi menjadi ketakutan. Pasalnya, anggota geng motor yang terlibat keributan itu, masing-masing diperlengkapi senjata tajam, seperti samurai, parang dan klewang.

Sial bagi Alfarino (16). Aksi saling ejek dan kejar-kejaran itu membawanya ke petaka. Sepedamotor yang dikendarainya terjatuh. Akibatnya, dia tak sempat menghindar ketika dikejar sekitar 20-an anggota geng motor Ezto. Waktu itu, hujan sedang turun dengan lebatnya.

Dengan membabi buta, Alfarino pun dipukuli. Bahkan perutnya ditikam, kepala bagian belakangnya dibacok dan ditikam di bagian perut serta dibacok bagian kepala belakang oleh anggota geng motor lain yang berhasil menangkapnya.

Warga yang melihat aksi anarkis para komplotan genk motor tersebut langsung menghubungi pihak kepolisian Polsekta Medan Helvetia. Dari situ, tim kepolisian yang dipimpin Kanit Reskrim Polsekta Medan Helvetia, Iptu Syarifur Rahman Sik yang bekerja sama dengan personil Shabara Polresta Medan, segera turun ke lokasi.

Begitu tiba di lokasi, petugas berusaha meredam aksi tawuran itu. Personil juga mengamankan Jackson Pakpahan (16), anggota Genk Motor Ezto dan tiga anggota genk motor SGI (Sidigami-red), yakni Kelvin Derjitsing (16), Septian Adi Chandra (17) dan Ius Sanjaya (16), anggota geng motor SGI.

Sementara, Alfarido yang tampak tergeletak tak berdaya dan bersimbah darah di jalan, langsung dilarikan ke RS Sari Mutiara untuk diberikan pertolongan medis. Kedatangan petugas, akhirnya membuat warga bernyali mengusir anggota geng motor yang terlibat bentrok tersebut.

Seorang saksi mata, Jay (24) mengatakan, bentrok tersebut terjadi tiba-tiba. Di mana segerombolan geng motor datang dari arah yang berbeda-beda dan seketika langsung terjadi tawuran.

“Tadi kejadiannya tiba-tiba bang, berdatangan anak-anak itu naik kreta dari macam-macam arahlah, pas di tengah ini (lokasi-red) langsung ejek-ejekan dan sempat lempar-lemparan batu. Orang itu rame bang, bawa samurai, klewang, kayu balok gitu lah bang. Kalau si korban itu terjatuh, sempat lari ke gang setia tapi ditangkap langsung dipukuli dia, kami warga sini takutlah bang mau nolong karena orang itu punya senjata tajam semua,” kata Jay.

Sementara itu, Jack Pakpahan yang diamankan mengaku, dirinya adalah anggota geng motor Ezto. Namun dia membantah sebagai pelaku pembacokan terhadap anggota geng motor RnR yang menjadi korban itu.

Ia juga mengatakan, aksi tawuran tersebut terjadi antara Ezto dengan dua geng motor yang bergabung RnR dan SGI. “Anak SGI yang duluan mukuli anggota kami. Gabung orang itu sama RnR. Habis itu, dituduh pula kami merampok. Makanya perang jadinya dan bukan aku yang membacok anak RnR itu, kawan-kawan ku bang yang membacok si kawan itu. Aku nggak salah,” kata remaja yang berdomisili di Jl. Mega Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Sunggal ini.

Hal senada juga dikatakan Kelvin Derjitsing (17). Remaja keturunan Hindia yang merupakan anggota genk motor SGI ini mengaku, dirinya merupakan korban dari penganiayaan genk motor Ezto dan akibat dirinya pemicu dari peperangan tersebut.

“Di Jl Ringroad awalnya bang. Dipukuli orang ini kami tadinya. Makany jadi kayak gini. Lihat aja tanganku bang, luka-luka gini. Tadilah dipukuli aku sama orang ini,” jelas warga Jl Asam Kumbang, Medan Selayang ini.

Kapolsek Medan Helvetia AKP Tris Lesmana Zeviansyah melalui Kanit Reskrim Polsek Helvetia Iptu Sayarifur Rahman membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, kita amankan 7 orang sementara itu satu orang korban terluka sedang mendapatkan perawatan di RS Sari Mutiara,” katanya seraya turut mengamankan barang bukti berupa dua unit sepedamotor supra X BK 2801 HR dan Vega R BK 5236 GW. (wel/jhon)

Artikel terkait :





Berbagi Cerita Disini





fanspage