16 Jul 2012

FPI Sweeping Hiburan Malam

Ads by Google

Sat Narkoba Angkut 12 Pengunjung Ajeb-ajeb

MEDAN-PM

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Front Pembela Islam Sumatera Utara (FPI SUMUT) menggelar sweeping tempat-tempat hiburan malam Kota Medan. Aksi, Sabtu (15/7) malam sekitar pukul 21.00 wib itu dilakoni, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Manajemen diperingatkan untuk tidak beroperasi.

Amatan POSMETRO, massa berkumpul di Masjid Istiqomah, Jalan Sampali, Kec Percut Sei Tuan. Selanjutya mereka long march mulai dari Jalan William Iskandar/Pancing, menuju komplek Asia Mega Mas, Medan area.

Dari sana, massa menuju Kecamatan Medan Kota. Tepat di sebelah Stadion Teladan, anggota FPI membagikan brosur kepada pemilik kafe-kafe yang berjualan di sana. Isinya berupa himbauan untuk tidak menjadikan kafe tersebut sebagai tempat maksiat.

Dari sini, massa berjalan lagi ke Jalan Ir Juanda, juga membagikan brosur yang sama. Tak berapa jauh, perjalanan dilanjutkan ke Delta Spa & Karaoke, Inul Vista Karaoke di Jalan Multatuli, dan New Zone, Station di Jalan Wajir, serta NAV Karaoke di Jalan Palang Merah.

Massa bergerak lagi menuju café seputaran lapangan Taman Gajah Mada, Medan, yang dilanjut ke hotel-hotel kelas melati di sepanjang Jalan Sei Wampu. Dari sini, massa kembali ke Masjid Istiqomah di Jalan Sampali.

Ketua DPD FPI SUMUT, M Dahrul Yusuf mengatakan, tujuan aksi damai ini diharapkan agar masyarakat, khususnya pemilik tempat hiburan malam dan kafe remang-remang, tidak mengoperasikan usahanya selama Ramadhan.

“Kami malam ini cuma aksi damai. Dalam bahasa Islam disebut Amar Maruf. Kami tidak akan melakukan tindakan anarkis. Hanya menyampaikan selebaran berisi himbauan kepada tempat maksiat dan hiburan malam untuk tidak beroperasi,” ujarnya.

Masih ujarnya, dalam waktu dekat, mereka akan mendatangi Dinas Pariwisata agar turut juga memberikan perintah kepada para pemilik hiburan untuk tidak beroperasi selama Ramadhan. Bila membandel, instansi itu, katanya, harus ditindak tegas.

Dalam aksi seratusan orang itu, 27 laskar khusus dipersiapkan guna menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. “Memang di beberapa titik sempat terjadi kemacetan. Tapi itu juga karena antusias warga yang ingin melihat, ya tambah macetlah,” sebutnya.

>>> 12 Orang Diciduk Polisi

Sementara di malam yang sama, Sat Reserse Narkoba Polresta Medan menggelar razia. Sedikitnya, 12 pengunjung dari 4 tempat hiburan Kota Medan diangkut, Minggu (15/7) sekitar pukul 01.30 Wib. Dari operasi itu, polisi menemukan barang bukti 1,5 butir extasi serta sejumlah plastik sisa narkoba yang sudah dipakai.

Razia itu langsung dipimpin Kasat Reserse Narkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander. “Kita melakukan ini untuk menciptakan kondisi menjelang Bulan Suci Rahmadhan 1433 H,” kata mantan Kapolsek Medan Baru ini.

Dari keempat tempat hiburan yang dirajia tersebut di antaranya, Pub Tobasa, Discotik M3, Pub H2 dan XXX3 (baca:Xthree) Karaoke. “Saat kita masuk, anggota menemukan barang bukti itu dari bawah lantai, diduga milik pengunjung yang sempat membuangnya. Kita mengamankan mereka yang terindikasi dekat dengan narkoba dan sisa plastik itu,” katanya lagi.

Namun Kompol Dony tak mau menyebutkan nama-nama dari 12 pengunjung yang terdiri dari empat wanita dan delapan pria itu. “Nanti saja dulu ya. Masih kita periksa semuanya. Nanti kalau saya kasih, ternyata mereka tidak terbukti, bisa saya yang salah,” tambahnya. (bay/jhon)



Berbagi Cerita Disini




bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

lazada.co.id