16 Jul 2012

Kapolda Bujuk Econ Redakan Bentrok Dekat Gedung Putih

Ads by Google

 PP Vs IPK, 2 Orang Dibacok, 1 Motor Dibakar

MEDAN-PM

Jalan Sekip mendadak jadi arena perang. Seratusan massa Pemuda Pancasila (PP) tumplek di badan jalan. Bentrok pertama di ‘sarang’ IPK.

Peristiwa membuat banyak warga dicekam ketakutan ini terjadi kemarin (15/7) siang sekira pukul 14.30 WIB. Ejek mengejek menjadi pemicu bentrok massa 2 OKP ini. Motif kasat mata itu didapat POSMETRO dari pengakuan sejumlah saksi mata di lokasi bentrok.

Peristiwa bermula dari konvoi puluhan anggota PP mengendarai sepeda motor. Massa PP dari Kecamatan Medan Barat itu sedianya akan menghadiri acara pelantikan Pimpinan Ranting PP Kelurahan Sei Mati I yang siang itu digelar di Jl. Sekip, tak jauh dari Gedung Putih, ‘markas besar’ organisasi Ikatan Pemuda Karya (IPK). Nah, aksi saling ejek berujung baku hantam langsung terjadi saat konvoi massa PP melintasi perempatan (Jl. Sekip – Sikambing) persis depan kampus Universitas Prima Indonesia. Saat itu, massa IPK berada di depan kampus tersebut.

Aksi bacok pun terjadi di sela puluhan batu dan anak panah berseliweran di udara. Bentrok selama hampir sejam ini mengakibatkan 2 orang terluka, yakni Zulkifli alias Zulnawan (41); warga Jl. Setia Luhur, Kec. Medan Barat, dan Karno (42); warga Jl. Sungai Deli, Kel. Silalas, Medan. Zulkifli mengalami luka bacok

di tangan kiri, dan Karno mendapat luka tusuk di bagian kiri perut dan matanya. Hingga kemarin, mereka masih dirawat di RS Advent dan RS Materna.

Tak hanya korban luka, bentrok juga berujung aksi bakar massa terhadap 1 unit sepeda motor. Sebuah plank OKP di Jl. Pabrik Tenun juga turut dirusak. Bentrok nyaris membuat acara pelantikan Pimpinan Ranting PP batal. Itu karena saat acara digelar, bentrok susulan masih terjadi. Aksi baku hantam mereda berkat Kapolda Sumut Irjen (Pol) Wisjnu Amat Sastro dan sepasukan polisi turun ke lokasi bentrok.

Guna menghentikan bentrok, Kapoldasu Wisjnu langsung menelepon Econ. Ini sapaan akrab Nerson Diapari Simanjuntak, Ketua DPD IPK Sumut. “Rekan-rekan PP jangan terprovokasi. Saya sudah telepon Econ untuk menarik anggotanya dan dia bersedia menarik anggotanya,” kata Wisjnu menenangkan massa PP yang kemudian mengikuti acara pelantikan tersebut.

Ketua MPC PP Kota Medan Boyke Turangan yang ditemui di acara pelantikan itu juga mengaku tak menginginkan bentrok terus terjadi berkepanjangan. “Hanya salah paham, sudah kita redakan. Kita tidak mau bentrok kembali terjadi karena saat ini sedang terjadi pelantikan,” kata Boyke.

Guna menghindari bentrok susulan, prosesi acara PP di Jl. Sekip tampak  terus dijaga polisi. Bahkan, usai inti acara, kegiatan itu langsung dibubarkan. Seratusan massa PP pun membubarkan diri dari lokasi acara seraya terus dikawal polisi. Sementara, saat bentrok bubar dan polisi mengawal acara pelantikan PP, massa IPK tampak kumpul di sekitar Gedung Putih.

Warga Takut Bentrok Susulan

Warga sekitar Jalan Sekip, Medan, sontak tunggang langgang menyelamatkan diri. Mereka tak mau konyol akibat amuk massa dua OKP yang sedang bentrok kemarin. Saat disambangi wartawan, mereka mengaku takut perang susulan, sangat mungkin terjadi.

Ketika menyambangi lokasi, Jalan Sekip ditutup ratusan anggota PP yang baru saja menuntaskan acara pelantikan. “Ngapain kalian di sana? Pigi kalian,” bentak sejumlah anggota PP yang membawa senjata tajam jenis sangkur ini.

Suasana sekitar sungguh mencekam. Pasalnya para anggota PP ini, marah besar dan menyeser setiap gang di Jalan Sekip. OKP berseragam loreng orange hitam ini, kesal karena anggota mereka ada yang dihajar dan dirawat di RS Materna dan RS Advent.

Bentrok ini juga membuat Kapoldasu datang ke lokasi. Irjend Wisnu meninjau serta mencoba menenangkan situasi. Di sana, tak satu pun warga yang brani keluar dari rumah. Kebanyakan dari mereka memilih bersembunyi di tempat tinggal masing-masing.

“Bagus kami selamatkan diri basng, ketimbang jadi korban. Payah ini organisasi kepemudaan. Kalau uda bentrok, pasti awak pun yang gak tau apa-apa bisa jadi korban. Tapi kami takut, jangan-jangan ada bentrok susulan ini,” ujar para warga sekitar yang disambangi dari depan pagar masing-masing.

Warga juga mengaku sungguh panik tatkala ada sepeda motor jenis Mio yang dibakar, ditambah aksi saling lempar batu dan beterbangannya panah beracun di lokasi.

Pihak PP yang berjalan beriringan, melakukan konfoi di sekitar Jalan Sekip. Mereka membawa benda-benda keras seperti balok dan batu, serta ada yang membawa samurai panah beracun. “Serbu. Matikan aja. Kau siapa? Cabut kau! Nanti mati kau,” ujar anggota PP mengusir warga.

Pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapoldasu, akhirnya mampu menenangkan situasi setelah melakukan dialog. “Saya jamin tidak ada lagi korban serta acara ini bakal aman terlaksana,” ujar jendral bintang dua ini kepada ratusan anggota PP yang terlihat emosi.

Amatan, aksi kedua belah pihak sangat merugikan warga dan pengguna jalan. Namun sebagian besar warga mengatakan, bentrok itu terjadi dipicu dari arogansi anggota PP yang melintas di depan gedung putih hingga memancing emosi pihak IPK.  ”Mereka tadi kalau lewat pelan-pelan dan lurus aja, pasti gak terjadi bentrok,” ujar para warga yang enggan menyebut namanya.(mri/wel)

Artikel terkait :





Berbagi Cerita Disini





fanspage