20 Jun 2012

Ramayana Binjai Terancam Tutup

Ads by Google

Tak Punya Lahan Parkir
BINJAI-PM
Hingga kini, Peraturan Wali Kota Binjai nomor 48 tahun 2011 tentang Izin Usaha Toko Modren (IUTM) menjadi perdebatan di kalangan masyarakat. Sebab, jika Perwal ini berjalan, puluhan toko modern yang ada di Kota Binjai akan terancam tutup. “Kalau peraturan itu dijalankan dan kembali mengarah kepada usaha yang sudah ada. Ya bisa habislah toko modern yang tidak sesuai dengan Perwal itu. Maunya, Perwal itu dijalankan untuk setiap usaha toko modern yang akan tumbuh atau membangun usahanya. Kalau Perwal itu kembali mengarah kepada usaha yang sudah ada, kemungkinan besa akan terjadi keributan,” kata Winata, warga Binjai, Rabu (20/6).
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, Iqbal Pulungan, yang juga ketua Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kota Binjai, Perwal IUTM belum dapat dilakukan. Sebab, pihaknya belum melangsungkan rapat untuk menjalankan Perwal tesebut. “Rapat soal mekanisme Perwal IUMT itu akan segera kita lakukan. Paling tidak, saya akan membuat undangan kepada seluruh tim yang tergabung dalam BKPRD. Yang jelas, dalam waktu dekat ini rapat akan kiat gelar,” ujar Iqbal Pulungan usai mewakili Wali Kota Binjai dalam penyampaian pertanggung jawaban realiaasi APBD tahun 2011 di Gedung DPRD Binjai.
Disinggung Swalayan Ramayan, di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, yang hingga kini belum memiliki lahan parkir, Iqbal Pulungan menegaskan, kalau pihaknya akan meninjau kembali hal tersebut. “Soal itu akan kita tinjau kembali, kalau tidak sesuai dengan Perwal. Kemungkinan besar izinnya tidak akan kita diterbitkan lagi. Yang jelas, setiap toko modern akan kita sesuaikan dengan Perwal,” ujanya sambil berlalu.
Tak jauh berbeda dengan keterangan Kabag Humas Pemko Binjai, Zulfikar, yang mengatakan, setiap usaha toko modern izinnya tidak akan diperpanjang jika tidak sesuai dengan Pewal IUTM yang sudah ditetapkan. “Setiap peraturan memang tidak berlaku surut. Tapi, tidak tertutup kemungkian. Setiap usaha toko modern izinnya tidak akan diperpanjang jika usahanya itu tidak sesuai dengan Perwal,” tegas Zulfikar.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Laporan dan Evaluasi serta Pelayanan, Israil, mengakui, kalau izin usaha Ramayana sebentar lagi akan habis. “Saya nggak tahu pasti berapa tahun lagi izinya akan habis. Kalau mau jelas, nanti akan saya cek terlebih dahulu. Soalnya, saya tidak berani mereka-reka,” ujar Israil.
Amatan POSMETRO di seputaran Ramayana, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, ruas lalu lintas kerap macat dikarenakan parkir yang berlapis. Berlapisnya parkir itu, disebabkan Ramayana tidak memiliki lahan pakir sendiri. (bam/mar)



Berbagi Cerita Disini




lazada.co.id