05 Jun 2012

Kejar Tahanan Kabur, Dor..Polisi Tewas

Ads by Google

KISARAN – PM

Polres Asahan berduka. Briptu Wahidi Zahri (28), warga Dusun III, Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu. Namun, masih diselidiki apakah Wahidi tewas ditembak atau tertembak senjata api laras panjang miliknya sendiri saat mengejar tahanan LP Labuhan Ruku Batubara yang berusaha melarikan diri usai mengikuti persidangan, Senin (4/6) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolres Asahan, AKBP Yustan Alpiani saat dihubungi mengaku belum mendapat laporan resmi terkait kasus itu. “Korban saat itu bertugas mengawal tahanan LP Labuhan Ruku yang mengikuti persidangan di PN Kisaran. Saat tiba di LP, ada dua tahanan yang berusaha melarikan diri, satu diantaranya berhasil dibekuk di depan LP dan satu orang lagi melarikan diri ke arah perkebunan kelapa sawit. Secara bersamaan korban mengejar sambil melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara,” kata Yustan.

Beberapa petugas LP termasuk rekan korban yang juga ikut mengawal tahanan kemudian ikut membantu pengejaran. “Didapati korban sudah terkapar bersimbah darah di semak – semak, sedangkan tahanan yang dikejar korban berhasil ditangkap tidak jauh dari tempat korban ditemukan,” jelasnya.

Amatan METRO ASAHAN (Grup POSMETRO) di RSUD Kisaran, sejumlah petinggi Polres Asahan seperti, Kabag Ops Kompol Faisal Napitupulu, Kasat Intel AKP A Saragih, Kasat Sabara AKP C Napitupulu serta beberapa personil Polres Asahan bersiap menerima kedatangan jenazah Briptu Wahidi Zahri.

Menurut perwira Polres Asahan yang ada di ruang IGD RSUD Kisaran, “Korban tertembak senjatanya sendiri saat memukulkan popor senjatanya kepada tahanan yang berusaha kabur. Itu yang kita dapat ceritanya,” katanya.

Sementara itu, menurut dr. Faizal, “Korban tiba di RSUD Kisaran sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi, mengenakan pakaian seragam polisi. Bagian perut atas didapati luka sebesar kurang lebih 7,5 cm,” terang Faizal tanpa merinci apakah bekas tembakan atau sayatan.

Sunarto orang tua korban begitu tiba di RSUD Kisaran tampak tak kuasa melihat jasad anaknya terbujur kaku diatas tandu, dengan dibimbing rekan korban tampak menandatangani buku pengambilan jenazah.(sus-smg/joe)



Berbagi Cerita Disini




lazada.co.id