26 May 2012

DPRD Minta Dirut PD Pasar Bertanggungjawab

Ads by Google

Pro Kontra Penjaga Malam
MEDAN-PM
Pro kontra penjaga malam yang baru di Pusat Pasar terus terjadi. Bahkan baru-baru ini, sejumlah pedagang Pusat Pasar tak dapat berjualan karena gembok kios mereka dilem oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan sampai berujung pelemparan tinja akibat menolak penjaga malam baru.
Ketua Komisi C DPRD Medan, A Hie menilai, masalah ini harus segera diselesaikan oleh Dirut PD Pasar Beni Sihotang. Soalnya, Dirut PD Pasarlah yang harus bertanggungjawab untuk menyelesaikan pro-kontra tersebut.
“Kita desak PD Pasar harus menyelesaikan ini segera. Pasalnya, PD Pasar lah yang membuat Mou penjaga malam. Kalau memang kehadiran penjaga malam yang baru itu tidak bisa ditolerir lagi, kita minta Mou untuk dicabut supaya aktifitas pedagang tidak terganggu,” ungkapnya kepada POSMETRO, Jumat (25/5).
Menurut A Hie lagi, Dirut PD Pasar tidak melakukan sosialisasi dengan mapan dan musyawarah kepada pedagang terkait melakukan penukaran penjaga malam. Seharusnya, ini tidak boleh dilakukan.
“Jika masalah ini terus berlarut dan tidak terselesaikan, tentunya kita akan mengundang kembali Dirut PD Pasar, pihak ketiga dan pedagang untuk membahas persoalan-persoalan yang terjadi di sana. Sebab, kita tak mau pedagang terus-terusan merana,” terang politisi Partai Demokrat ini.
Jika ditemukan ada unsur kesengajaan yang diterima terkait masalah tersebut, A Hie menegaskan, pihaknya tak segan-segan meminta Wali Kota Medan untuk mengevaluasi kinerjanya.
“Kita tunggu saja hasilnya gimana. Kalau memang Dirut PD Pasar tidak bisa berbuat banyak dan malah sengaja membuat pedagang tidak nyaman, kita tidak segan-segan minta rekomendasi kepada Walkot untuk mengevaluasinya. Jika perlu, Dirut-nya diganti,” tegasnya. (ali/mar)



Berbagi Cerita Disini




bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

lazada.co.id