02 May 2012

Gak Tahan Sering Ditinggal Suami, Istri Indehoy Ama Tukang Becak

Ads by Google

PAGAR MARBAU-PM
Hotel Deli Indah di pinggir jalinsum Desa Sukamandi Hulu, Desa Pagar Marbau, Deliserdang, siang bolong kemarin (1/5), geger. Pasangan selingkuh, AR (41) dan Na (30), digelandang dari salah satu kamar hotel dalam keadaan setengah bugil.
Kedua insan berlainan jenis ini digerebek empat pria, yang ternyata salah satunya adalah Rahmam Nurdiansyah (36), suami Na. Keduanya didapati sedang berduaan di dalam kamar. Sontak, suasana hotel yang saat itu sepi jadi gaduh. Na dituduh sang suami berselingkuh dengan AR, yang bekerja sebagai tukang beca, saat ia sibuk mencari nafkah ke luar kota.
Tak ayal, warga Kelurahan Balohan, Kecamatan Sukajadi, Sabang itu pun jadi bulan-bulanan kemarahan Rahman. Apalagi saat digerebek, AR didapati setengah bugil hanya mengenakan singlet dan bercelana jeans hitam dan tiduran di ranjang. Sementara Na, istrinya bersembunyi di dalam kamar mandi, karena ketakutan.
Saat diseret keluar kamar, puluhan pukulan mendarat di wajah dan di tubuh ayah empat anak itu. Na dan AR langsung diseret menuju Mapolres Deliserdang. Sepanjang perjalanan menuju Polres, AR hanya bisa meringis menahan sakit karena terus digebuki oleh Rahman CS.
Di kantor polisi, Rahman mengaku sudah sejak 7 bulan lalu menaruh curiga terhadap perilaku buruk istrinya itu. Sejak merantau ke Kota Perbaungan, hubungan rumah tangga Na dan Rahman tak lagi harmonis. Suami istri itu sering terlibat pertengkaran hebat. Setiap bertengkar, Na selalu memilih kabur dari rumah dan pulang menuju kampungnya di Sabang. Disanalah, Na dan AR sering bertemu dan menjalin kasih. Selain itu, Rahman juga pergi meninggalkan Na untuk mencari nafkah di luar kota. Alhasil, AR, si tukang beca menjadi pilihan buat Na, berbagi kesepian.
Sementara AR, mengaku, sudah menjalin hubungan dengan Na sejak lima bulan lalu. AR juga tak menampik telah meniduri Na berulang kali. Namun AR mengaku dijebak saat digerebek di Hotel Deli Indah. Menurut dia, sebelum dibawa ke kantor polisi, Rahman sempat meminta uang damai sebesar Rp20 juta.
Jika AR mampu memberikan uang sebanyak itu, maka kasus perselingkuhan AR dengan Na, tak akan dibawa ke kantor polisi. AR juga mengaku, Rahman sempat mengambil uang sebanyak Rp1,5 juta dari kantong celananya. Uang itu merupakan bekal AR selama di Belawan dan Perbaungan. Karena awalnya, AR berniat menemui saudaranya yang tinggal di Belawan. Tukang beca di Sabang ini mengaku, baru saja tiba sekira jam 08.00 WIB. AR juga mengaku, belum sempat berhubungan seks dengan Na, sebelum Rahman CS datang menggerebek.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Anggoro Wicaksono SH Sik, kasus perselingkuhan antara Na dan AR masih dalam penyelidikan personel Unit PPA. ‘’Mereka masih menjalani pemeriksaan,’’kata Wicaksono. (pas)



Berbagi Cerita Disini




lazada.co.id