04 Jul 2013

Dukun Beristri 15 Tilep Uang Pasien

Ads by Google

LUBUK PAKAM-PM

Rajimin Nababan (65) warga Jalan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam terpaksa dipolisikan Polma boru Gultom (40) dan T Sijabat, suaminya. Dukun yang mengaku sakti dan memiliki 15 istri itu kabur usai menilep uang pasiennya, Selasa (2/7) malam.

Penipuan itu bermula saat Polma boru Gultom dan suaminya mendatangi kediaman Rajimin Nababan untuk menanyakan tentang keberadaan Mila (21). Pasalnya keponakannya itu sudah 2 minggu pergi dari rumahnya bersama pria yang belum diketahui identitasnya.

Kunjungan keduanya berasarkan informasi dari tetangganya bahwa Rajimin adalah dukun sakti yang mampu mencari keberadaan keponakannya. “Awalnya kami disarankan Pak Ucok pergi ke rumah si Rajimin itu, karena katanya dukun itu sakti dan bisa tahu dimana posisi si Mila itu. Gitulah kenalnya kami sama dukun itu,” kata Polma.

Setelah bertemu dengan Rajimin dan memenuhi semua syarat, pasangan suami istri yang masih percaya dengan kekuatan mistis itupun pulang. Namun selama 3 hari ditunggu, dukun palsu itu belum juga memberitahukan keberadaan keponakannya.

Lewat hari yang dijanjikan sang dukun malah mendatangi kediaman Polma. Melihat kedatangan manusia mengaku sakti itu, Polma dan suaminya pun menyambut dengan ramah. Anehnya, kedatangan sang dukun bukan memberitahukan hasil terawangannya tentang keberadaan Mila. Malah, kunjungan perdana Rajimin untuk membicarakan keluhan sang dukun yang perlu biaya modal usaha pembuatan tilam kapuk.

“Kami sempat senang lihat dia datang ke rumah, kami sangka mau kasih tahu posisi keponakan kami. Tapi malah bilang perlu uang untuk modal usaha tilam,” sebut Polma di depan suaminya.

Karena merasa masih butuh bantuan sang dukun mencari keberadaan keponakannya atau karena sudah dihipnotis dan diperdaya, pasutri beranak empat itu pun tak mampu menolak permintaan Rajimin. Akhirnya, di rumah permanen bercat warna abu-abu milik pasutri itu, uang sebesar Rp 7 juta permintaan Rajimin Nababan diberikan. Janjinya akan mengembalikannya seminggu kemudian. Lalu dukun itupun pergi meninggalkan rumah korbannya. “Entah kenapa kami tak bisa menolak permintaannya, seperti dihipnotisnya kami,” ujar T Sijabat.

Seminggu kemudian, janji sang dukun untuk mengembalikan uang yang dipinjam dari Polma boru Gultom pun tak kunjung datang. Penasaran, bersama suaminya, Polma mendatangi rumah Rajimin yang dikontraknya selama 1 tahun. Namun sial, rumah kontrakan yang belum genap setahun ditempati Rajimin bersama Boru Simorangkir, istri ke 15 nya itu sudah kosong.

Sontak, Polma panik dan mencari informasi keberadaan Rajimin kepada tetangganya. Ternyata, selama 7 bulan tinggal di Kelurahan Syahmad, tak satu pun tetangganya yang kenal baik dengan Rajimin. Malah, menurut warga yang berada di sekitar rumah kontrakan itu, Rajimin dan istrinya sudah membawa barang-barangnya, Selasa (2/7) sekira pukul 22.00 Wib.

“Stres kali aku setelah tahu si dukun palsu itu sudah lari malam dari rumah yang dikontraknya. Lewong lah uangku Rp 7juta itu. Kurang ajarnya dia itu. Udah keponakannku tak dapatnya, uangku pun dilarikannya. Kalau gitunya caranya, ku polisikan ajalah dia itu,” ujar Polma sambil meneteskan air mata.

Sementara, informasi lain diperoleh dari warga sekitar rumah kontrakan Rajimin, mengatakan bahwa selama tinggal di Kelurahan Syahmad, sudah banyak orang yang menagih utang. Bahkan menurut salah seorang ibu rumah tangga yang tak mau namanya dikorankan mengatakan bahwa istrinya Boru Simorangkir itu adalah yang ke 15. Karena kata wanita separuh baya itu, sebelumnya pernah datang seorang wanita menjumpai Rajimin dan marah-marah hingga menjadi perhatian warga. Malah saat ditanya warga, wanita itu mengaku sebagai istri ke 14 dari Rajimin dan tinggal di Desa Tualang, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai.

“Kalau kakak yang datang tadi mencari Rajimin itu mungkin korban yang keseratus menagih utang. Istri yang ke 14 nya saja pernah datang kemari ribut sama Rajimin. Mungkin memang kek gitu modus dia cari makan, nambah utang dan nambah binik,” ucap warga.

(man/bud)

Artikel terkait :





Berbagi Cerita Disini





fanspage