Breaking

Minggu, 29 April 2018

Kaya Pesan Moral, Sofyan Tan : Film Selembar Itu Berarti Wajib Ditonton


Anggota DPR RI dari Komisi X dr Sofyan Tan mengatakan anak-anak bangsa rindu tontonan film bermutu yang dapat memotivasi setiap orang untuk melawan kemiskinan dengan pendidikan. Film Selembar Itu Berarti termasuk dalam kategori tersebut dan wajib ditonton oleh semua orang.

"Seperti Laskar Pelangi, Film Selembar Itu Berarti termasuk film yang wajib ditonton karena ini film pendidikan," kata Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan itu saat menerima audiensi sutradara, pemain dan kru Film Selembar Itu Berarti di Sekolah Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Jalan Bakul, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (28/4/2018).

Sofyan Tan mengatakan, saat melihat trailer film tersebut, dirinya teringat dengan masa kecilnya dulu yang hidup miskin dan kesulitan untuk membiayai pendidikannya. Pesan moral yang kuat disampaikan dalam film tersebut adalah untuk tidak menyerah dengan kemiskinan. Justru kemiskinan harus dilawan dengan sekolah setinggi mungkin. Karena hanya dengan pendidikan nasib bisa diubah menjadi lebih baik.

Sofyan Tan mengaku miris ketika banyak film yang diproduksi hanya menjual kemewahan, mimpi yang instan dan tidak punya nilai pendidikan sama sekali. Jarang ada film yang diproduksi bertemakan pendidikan seperti Laskar Pelangi. Hingga akhirnya muncul Film Selembar Itu Berarti.

Untuk itu Sofyan Tan menyatakan siap mendukung promo film yang akan tayang di bioskop pada Kamis, 24 Mei mendatang. Selain punya pesan moral yang kuat terkait pendidikan, film itu diproduksi oleh anak-anak muda asal Medan. Pemain utamanya juga rata-rata putra-putri terbaik Sumut, dan mengambil lokasi shooting di Langkat dan Tarutung.

"Film yang akan tayang 24 Mei ini harus ditonton rame-rame. Karena ini karya anak Medan," ujar Sofyan Tan.

Sutradara Film Selembar Itu Berarti Dedy Arliansyah Siregar mengatakan film yang akan tayang 24 Mei di bioskop 21 telah mendapatkan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori sutradara yang merangkap jabatan terbanyak. Dalam film tersebut Dedy juga merangkap sebagai produser, penulis naskah, editor, kameramen, pencipta lagu soundtrack dan sebagainya.

Dedy mengakui, film yang berdurasi 1 jam 45 menit tersebut sempat dianggap sebagai film yang kurang komersil sehingga sulit mendapatkan tanggal tayang di bioskop. Namun anggapan tersebut telah mereka patahkan sebab ribuan penonton selalu memenuhi ruangan saat film tersebut diputar di beberapa kabupaten seperti Stabat, Binjai, Banyuwangi, Batam, Aceh, Tanjung Balai, Tebing Tinggi dan daerah lainnya.

"Selama setahun kami berjuang meyakinkan bahwa film pendidikan juga punya banyak penontonnya. Karena film ini penuh pesan moral. Semua yang pernah menontonnya, pasti menangis," ujar Alumni SMA Negeri 7 Medan itu  meyakinkan.

Dalam kesempatan itu Dedy membawa beberapa pemain Film Selembar Itu Berarti seperti Puteri Siagian, Raihan Valendiaz, Yessica T Simanjuntak, Ratu Rizka Apriyani dan penyanyi official soundtrack Nadine Tampubolon.

Dedy berharap, sejumlah pihak dapat mendukung pemutaran perdana film tersebut di bioskop nanti dengan mengajak seluruh warga Kota Medan dan sekitarnya untuk nonton bareng pada 24 Mei. Jika pada tanggal tersebut penonton membludak, maka seluruh bioskop di tanah air akan memutar film karya anak Medan-Sumut.

Jika Film Selembar Itu Berarti sukses, Dedy akan menggarap film lain yang memiliki pesan moral kuat untuk penonton. Terutama film yang dapat memberikan penyadaran terkait pentingnya toleransi. "Kami tidak akan berhenti di film ini saja. Jika film ini berhasil ditonton banyak orang, kami akan garap film lain yang kuat pesan moralnya juga," kata Dedy.
(RA)

Caption :
1. Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan foto bareng dengan artis dan sutradara Film Selembar Itu Berarti.




loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar