Breaking

Rabu, 28 Februari 2018

WARGA SUMUT HEBOH! Video Pengantin di Siantar Pakai Heli Milik Polda Sumut


Satu video amatir menunjukkan sepasang pengantin diantar menggunakan helikopter diduga milik kepolisian menjadi viral di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut).

Penggunaan helikopter milik Polda Sumut oleh pengantin yang diketahui bukan dari anggota kepolisian itu, mendapat banyak kecaman dari warga dan netizen.

Video amatir tersebut direkam pada Minggu pagi, 25 Februari 2018. Dalam video terlihat, sebuah helikopter milik Polda Sumut mendarat di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar.

Sejumlah orang berpakaian jas dan gaun kebaya terlihat ramai menyambut pengantin yang berada dalam helikopter. Bahkan, empat orang langsung membentangkan karpet merah untuk pengantin meskipun baling-baling helikopter belum berhenti.

Tak berapa lama, helikopter mendarat. Sepasang pengantin berinisial F dan T, sesuai dengan nama yang ditempel pada bagian ekor helikopter turun.

Mereka lalu berjalan menuju karpet merah. Kedatangan mereka disambut puluhan motor gede dan mobil mewah yang membawa pengantin ke lokasi resepsi dengan pengawalan polisi. Akibatnya, pengguna jalan harus berhenti menunggu iring-iringan pengantin lewat.

Video viral ini menjadi bahan perbincangan warga karena dianggap terlalu menunjukkan kemewahan. Warga dan netizen mempertanyakan mengapa pengantin yang bukan anggota kepolisian bisa menggunakan helikopter milik Polda Sumut.

Viralnya video di sosial media pengantin diduga menggunakan helikopter milik polisi saat resepsi pernikahan di Lapangan H Adam Malik, Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) Minggu (25/2/2018) lalu, langsung dibantah pihak Polda Sumut.

Poldasu : Mereka Cuma Foto Pre wedding, Bukan Naik Heli


Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Rabu (28/2/2018). Rina mengaku, keberadaan helikopter milik Polda Sumut di lapangan H Adam Malik sedang dalam proses perawatan. Menurutnya, saat pengecekan pilot helikopter Iptu Togi memutuskan mendarat di lapangan terdekat yakni di Lapangan Haji Adam Malik, Pematang Siantar.

“Pada saat pengecekan radio oleh teknisi, di lapangan tersebut sedang ada calon pengantin yang melaksanakan foto pre wedding. Kemudian mereka menemui pilot Iptu Togi untuk minta foto dekat helikopter polisi yang sedang mendarat, sebagai rasa kebanggaan mereka foto dekat helikopter Polri dan diizinkan mengambil foto di samping,” katanya.

Disebutkan Rina, kejadian ini terjadi pada Minggu (25/2/2018) sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu kru helikopter Polda Sumut melakukan Maintenance fligh untuk pengecekan radio yang membutuhkan jarak frekuensi 25 NM antara helikopter dengan Bandara.

Usai mendarat di Lapangan Adam Malik dan menyelesaikan pemeriksaan radio oleh teknisi, pilot langsung melanjutkan penerbangan ke Lanud Suwondo untuk mengisi BBM dan seterusnya kembali ke Polda Sumut.

“Jadi tidak benar Helikopter Polri digunakan untuk mengangkut pasangan calon pengantin,” akunya.

Namun demikian, pernyataan Rina memunculkan pertanyaan bagi awak media karena tulisan POLISI pada helikopter milik Polda Sumut tersebut ditutupi dengan menempel huruf F & T yang diduga merupakan inisial dari pengantin tersebut.

“Mereka kan sedang pre wedding makanya sudah mereka siapkan itu,” katanya. (fir/pojoksumut)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar