Breaking

Selasa, 06 Februari 2018

Ambulance Tidak Ada Kunci, Warga Nias Harus Gotong Jenazah 7 KM


Warga Nias harus rela berjalan kaki sejauh 7 KM sambil menggotong jenazah. Gara-garanya, mobil ambulance yang terpampang di Puskesmas tidak ada kuncinya.

Kejadian ini terjadi di Puskesmas Pulau Tello Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara Kamis, (01/02/2018) sebagaimana dibuat distatus akun Facebook bernama Faomasi Hondro.

Dia menulis bahwa warga Desa Sebuasi Kampung Hilinitaya Pulau Tello Kabupaten Nias Selatan yang meninggal dirumah sakit tersebut karena sesuatu penyakit terpaksa di gotong kembali kekampungnya menggunakan tenaga manusia dengan berjalan sejauh 7 Km.

“Hari ini tgl 1/ 02/ 2018 .salah satu warga desa sebuasi kampung hilinitaya meninggal dunia di puskes pulau tello, pihak keluarga mmnta kpd puskesmas untuk dipakai mobil ambulance yg ada dipulau tello untk mmbwa jenajah tsb,tetapi pihak puskesmas mmbrkan alasan kunci mobil tsb tidak ada dan trpaksa jenajah dibawa dikampung dgn mggunakan tenaga berjln kaki spnjang 7km.” Demikian tulisnya.

Pantauan di status Faomasi Hondro sebanyak 646 kali telah dibagikan dan lebih 1.000 an komentar dengan beragam komentar.

Beberapa netizen ikut merasa prihatin dengan kejadian itu dan berkomentar sebagai berikut :
"Sy jg heran dgn keberadaan ambulans itu sbnrx tujuanx apa? Bukanx ambulans adalah fasilitas transportasi gratis yg bs d gunakan untuk kepentingan puskesmas ato RS.. tentux bagi pasien darurat ato jenazah... Sedikit bercerita wkt sy mau pake lahiran aja di puskesmas d daerah sy, mo di rujuk ke kota pare* u/ sc sy bayar loh ambulans x 1jt." Komentar akun Tina Sartina

Mungkin ngak cocok ongkosnya bro mangkanya kunci ngak ada" Komentar Radha Khan Kirana. (fbs)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar