Breaking

Jumat, 22 September 2017

Ini Dia Alasan Pelaku Teror Kepala Babi saat Idul Fitri dan 1 Muharram

Tak membutuhkan waktu lama bagi Polda Sumut untuk mengungkap pelaku teror dengan menggunakan kepala babi, di Gedung Dakwah/Balairong Ikatan Keluarga Bayur (IKB) atau masyarakat Minang, Jalan Utama Kel Kota Matsum II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, kemarin.

Dalam tempo tiga jam, polisi meringkus pelaku yang diketahui bernama Malvin Tarigan (38) warga Jalan Markas 2 Kelurahan Titi Rantai, Kec Medan Baru.

“Dia ditangkap tiga jam setelah polisi menerima informasi. Penangkapan ini juga berkat gerak cepat Direktur Intelkam kita,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam keterangan persnya, Jumat (22/9/2017) di Mapolda Sumut.

Disebutkan Paulus, hasil penyelidikan sementara motif pelaku melempar kepala hewan itu masalah hutang-piutang.

“Motif pribadi, persoalan ketidaksukaan antar pribadi setelah masing-masing berkeluarga. Urusan bisnis yang tidak dibayarkan sebesar Rp1,5 miliar,” beber manta Kapolda Papua ini.

Dia menyatakan, meski pelaku berhasil ditangkap pihaknya tidak berhenti pada keterangan tersangka. Penyidik akan terus mengembangkan kasus ini, karena sudah kedua kalinya dilakukan oleh pelaku pada waktu perayaan hari besar umat Islam.

“Kita akan kembangkan, karena sudah dua kali. Pertama, waktu Idul Fitri tapi tidak dilaporkan dan kedua kejadiannya kemarin (Tahun Baru Islam). Kenapa kalau urusannya pribadi dilakukaknnya pada saat peringatan hari besar Islam. Tentu ini nanti akan dikembangkan penyidik,” papar Paulus.

Dia menambahkan, kini tersangka masih berada di tahanan Mako Brimob Polda Sumut. Dia menjalani pemeriksaan di sana.

“Pelaku dijerat pasal 156a jo Pasal 335 ayat 1 jo 331 KUHP, dengan ancaman 4-5 tahun kurungan penjara,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, puluhan warga mendadak heboh dan memadati Gedung Dakwah/Balairong IKB di Medan lantaran diteror orang tak dikenal dengan kepala babi, Kamis (21/9/2017) pagi.

Kepala hewan tersebut terletak di halaman gedung yang berada persis bersebelahan dengan Mushalla Khairiyah.

Informasi yang dihimpun, kepala babi itu ditemukan sekira pukul 07.00 WIB. Orang yang menemukan pertama kali adalah Rizal, pengurus IKB setempat.

“Semula Pak Rizal datang ke gedung itu lalu membersihkannya. Setelah itu mandi dan keluar membeli sarapan. Itulah, pas balik lagi ke gedung tersebut Pak Rizal menemukan kepala babi yang dibungkus karung di halaman gedung,” ungkap Okki salah seorang warga sekitar.

Spontan, Rizal pun terkejut bukan main dan kemudian memberitahukan warga setempat. Dalam hitungan menit, puluhan warga pun berkerumun. (fir/ps)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar