Breaking

Jumat, 17 Maret 2017

Muak dengan Tuduhan Trump, Inggris Siapkan Armada Tempurnya


























Bantahan keras dikeluarkan pejabat keamanan Inggris terkait aksi spionase terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Tuduhan yang dibuat oleh analis Fox News Andrew Napolitano sama sekali tidak benar dan terus terang tidak masuk akal," kata pejabat yang akrab dengan kebijakan operasi dan keamanan pemerintah Inggris seperti dikutip dari Reuters, Rabu (15/3/2017).

Pada program "Fox & Friends", Napolitano mengatakan bahwa daripada memerintahkan lembaga AS untuk memata-matai Trump, Obama memperoleh transkip percakapan dari Markas Komunikasi Pemerintah Inggris atau GCHQ. GCHQ adalah badan yang setara dengan Badan Keamanan Nasional AS yang memonitor komunikasi eletronik di luar negeri.

Tuduhan yang membabi buta itupun memicu reaksi keras dari pihak kerajaan Inggris. Bahkan menurut sebuah sumber, pihak militer tengah mempersiapkan kemungkinan terburuk. Termasuk pengerahan jet tempur.


Kapal perang Inggris, HMS Richmond juga dikerahkan. Sementara HMS Duncan, kapal perusak Tipe 34, juga sudah masuk kategori siaga untuk mendukung operasi itu. 

Meskipun situasinya mengkhawatirkan, sekretaris jenderal aliansi Jens Stoltenberg mengatakan bahwa pihaknya hanya mempersiapkan jika terjadi kemungkinan terburuk. (cbn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar